Ratusan Narapidana di Lapas Gorontalo Keracunan, Polisi Jaga Ketat Rumah Sakit

  • Whatsapp
Salah satu narapidana (yang ditandu) menjadi korban keracunan makanan di lapas kelas Dua A Kota Gorontalo. Foto Read/Wahyono

INDOPOLITIKA.COM – Ratusan narapidana di Lapas Kelas IIA Gorontalo diduga mengalami keracunan massal usai menyantap bubur ayam saat berbuka puasa, Minggu (09/5/2021) malam.

Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Kota masih menyelidiki penyebab pasti keracunan massal tersebut. Kabag Ops Polres Gorontalo Kota, AKP Ryan Hutagalung mengungkapkan, petugas Reskrim telah mengambil sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi para korban.

Berita Lainnya

“Saat ini belum diketahui pasti penyebabnya apa, petugas masih menyelidikinya. Sampel makanan dan minuman masih akan diuji. Sementara ini yang bisa disampaikan, selanjutnya kami infokan lagi,” ucap AKP Ryan saat diwawancarai awak media.

Dari informasi yang beredar, kejadian berawal saat narapidana kurang lebih berjumlah 200 orang menggelar acara buka puasa bersama. Mereka menyantap bubur ayam yang dibeli dari luar Lapas Kelas II A Gorontalo. Sekitar pukul 22.00 Wita, sejumlah narapidana merasakan mual-mual dan muntah.

Petugas Lapas Kelas IIA Kota Gorontalo langsung menghubungi rumah sakit terdekat untuk mengevakuasi sejumlah narapidana. Satu persatu narapidana dievakuasi ke RSUD Otanaha dan Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.

Sedikitnya ada 49 narapidana yang dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Para korban hingga senin pagi ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan dijaga ketat oleh pihak kepolisian. [rif]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *