Ratusan Orang Hilang dari Rumah Sakit Al-Aqsa Gaza, Mayoritas Staf Medis 

Warga Palestina yang terluka dalam pengeboman Israel di Jalur Gaza dibawa ke rumah sakit Al-Aqsa di Deir el-Balah pada hari Minggu (14/7). Foto: Adel Hana/AP

INDOPOLITIKA.COM – Ratusan pasien dan staf dilaporkan hilang dari Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Gaza tengah, yang sedang berjuang untuk bertahan di tengah serangan udara yang intens di daerah kantong tersebut. 

Mayoritas staf medis, serta sekitar 600 pasien, telah dipaksa untuk meninggalkan kompleks tersebut ke lokasi yang tidak diketahui tanpa ada informasi tentang keberadaan mereka. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan pada hari Senin, seperti dikutip dari Aljazeera. 

Kedua lembaga tersebut mencatat adanya kekacauan karena staf yang tersisa di rumah sakit terus berusaha untuk mengatasi membludaknya pasien yang terluka akibat “pemboman Israel yang gencar dari udara, darat, dan laut yang semakin intensif di sebagian besar wilayah Gaza”. 

Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa 225 warga Palestina tewas dan 296 orang terluka akibat serangan Israel pada tanggal 5 – 7 Januari. 

Para pejabat mengatakan bahwa sejumlah besar korban luka-luka dirawat oleh sedikit staf di fasilitas tersebut dan menyerukan lebih banyak perlindungan untuk pusat-pusat medis. 

Direktur rumah sakit melaporkan bahwa karena meningkatnya permusuhan dan perintah evakuasi yang sedang berlangsung, sebagian besar petugas kesehatan setempat dan sekitar 600 pasien telah dipaksa untuk meninggalkan fasilitas tersebut ke lokasi yang tidak diketahui. [Red] 

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *