INDOPOLITIKA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) buka suara terkait penolakan ratusan porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SMPN 5 Rembang, pada Rabu (1/10/2025).
Menurut SPPG, dari 14 sekolah penerima, hanya satu yang mengembalikan makanan yakni SMPN 5 Rembang.
Menu MBG tidak layak konsumsi yang dikirim ke SMPN 5 Rembang tersebut isinya nasi kuning, ayam goreng, kering tempe, jeruk, dan sayur lalapan.
Tim Satgas MBG SMPN 5 Rembang langsung memeriksa begitu makanan tiba. Hasilnya, ditemukan nasi kuning yang berair. Setelah itu, 763 porsi dikembalikan ke SPPG.
Terkait dengan hal itu, Kepala SPPG Riyaduz Sholihin mengatakan, jika menu nasi kuning yang dimaksud bukan bau, namun memang memiliki tekstur lembek.
“Sebenarnya tidak bau, hanya sedikit lembek teksturnya, dan itu dikonsumsi aman,” katanya dilansir dari Radar Kudus, Kamis (2/10/2025).
Ia menjelaskan, pengiriman di sekolah tersebut berbarengan dengan SMPN 6 Rembang.
“SMPN 6 juga menerima, diterima dengan baik,” imbuhnya.
Ahli Gizi SPPG Mondoteko, Salma Ajilaini mengatakan, proses di dalam dapur sudah sesuai dengan prosedur.
Di antaranya adalah penerapan sanitasi, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan lain-lain.
Disinggung terkait pemasakan, ia menjelaskan, jika proses dilakukan tengah malam mengingat harus melayani tiga ribuan porsi.
Meski begitu, ia memastikan bahwa kualitas masih tetap layak ketika diterima oleh penerima manfaat. (Red)












Tinggalkan Balasan