RDPU Komisi VI: Akademisi dan Praktisi Setuju Revisi UU Perdagangan

  • Whatsapp
Suasana RDPU Komisi VI dengan akademisi dan praktisi, terkait Revisi UU Perdagangan di DPR, Selasa (12/11/2019).

INDOPOLITIKA.COM –  Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) melibatkan praktisi maupun akademisi, terkait Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan.

Berdasarkan pantauan Indopolitika.com, rapat dihadiri sedikitnya 19 anggota dari 54 anggota Komisi VI. Meski belum quorum, Ketua Komisi IV Haikal tetap memulai sidang tepat pukul 10.54WIB.

Muat Lebih

Hadir pada rapat RDPU tersebut antara lain Didik J Rachbini, Febrio Kacaribu (Peneliti), Hikmahanto Juwana (guru besar Fakultas Hukum UI) serta Ardiansyah Parman (Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional).

“Rapat RDPU kali ini memang tidak mengharuskan seluruh anggota Komisi VI untuk hadir. Untuk itu, kita tetap mulai rapat kali ini untuk mendengar paparan dari para akademisi dan praktisi terkait perlukah adanya revisi UU No 7 tahun 2014 tentang perdagangan,” ungkap Haikal.

Sementara itu, Hikmahanto Juwana menjelaskan bahwa revisi UU Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, memang perlu dilakukan, meskipun usia UU ini belum begitu lama. Namun, kata dia, laju perkembangan dunia perdagangan begitu cepat sehingga perlu penyesuaian segera.

“Dunia perdagangan berjalan begitu cepat. Begitu juga dengan regulasi kita perlu menyesuaikan dengan pasar. Menurut saya UU No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan ini sudah baik. Namun perlu adanya revisi untuk penyesuaian dengan pasar yang terus berubah, revisi ini bisa secara parsial tidak secara total,” tegasnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *