INDOPOLITIKA – Misi Real Madrid memperpendek jarak dengan Barcelona di puncak klasemen buyar. Pasukan Xabi Alonso malah makin jauh dari Barca.

Pada putaran ke-15 La Liga, Real Madrid yang menjamu Celta Vigo di kandang sendiri, stadion Bernabeu justru kalah 0-2 dari tamunya. El Real juga harus bermain dengan 9 pemain setelah dua pemainnya terkena kartu merah di babak kedua.

Dengan kekalahan ini, Real Madrid kini terpaut empat poin dari Barcelona di puncak klasemen yang mengumpulkan 40 poin.

Bermain di kandang sendiri, Real Madrid menguasai 62% penguasaan bola, melepaskan 20 tembakan dengan 8 di antaranya tepat sasaran, tetapi bintang-bintang seperti Kylian Mbappe dan Vinicius kurang produktif.

Celta Vigo hanya melepaskan kurang dari separuh tembakan (9), tetapi mencetak dua gol berkat dua gol pemain pengganti Williot Swedberg.

Kekalahan memalukan ini mengakhiri rekor tak terkalahkan Real Madrid dalam lima pertandingan di semua kompetisi, sejak kekalahan 1-0 mereka dari Liverpool di babak keempat penyisihan grup Liga Champions pada 4 November.

Tim Kerajaan masih berada di posisi kedua dengan 36 poin, tetapi selisih poin mereka telah diperlebar oleh Barca yang menang 5-3 di Betis.

Mbappe telah mencetak 47 gol dan tujuh assist dalam 49 penampilan La Liga untuk Real Madrid, tetapi kurang beruntung di penampilan ke-50-nya. Ia melepaskan tiga tembakan, tetapi hanya mencapai ekspektasi gol (xG) sebesar 0,53.

Peluang terbaik datang di menit ke-74, ketika Aurelien Tchouameni menyontek bola dari area pertahanannya sendiri untuk disambut Mbappe.

Striker berusia 26 tahun itu mengontrol bola dengan apik, tetapi bola melambung di atas mistar gawang.

Tak hanya Mbappe, bintang-bintang lain di lini serang Real Madrid juga mengalami hari yang buruk. Vinicius melepaskan empat tembakan, dengan peluang paling berbahaya adalah tembakan kaki kanan yang kurang akurat pada menit ke-72.

Federico Valverde, Arda Guler, dan pemain pengganti Gonzalo Garcia juga memiliki peluang, tetapi gagal memanfaatkannya.

Serangan Real Madrid buntu, dan pertahanan mereka longgar. Tepat di awal babak kedua, mereka membiarkan Celta memimpin.

Bryan Zaragoza memberikan umpan silang rendah dari sayap kiri kepada Williot Swedberg yang menyelesaikannya dengan tendangan tumit improvisasi ke sudut jauh gawang, membuat kiper Thibaut Courtois melayang sejauh mungkin tetapi masih tak mampu membendungnya.

Kesulitan semakin menumpuk bagi Real Madrid ketika Fran Garcia menerima dua kartu kuning berturut-turut dalam satu menit, dari menit ke-63 hingga ke-64.

Di babak perpanjangan waktu, Alvaro Carreras menerima dua kartu kuning berturut-turut hanya dalam satu menit, membuat Real Madrid hanya bermain dengan 9 pemain.

Rodrygo dan Valverde terlibat pertengkaran, dan kembali diperingatkan oleh wasit.

Celta mencetak gol kemenangan dalam serangan balik berikutnya. Iago Aspas memberikan umpan terobosan kepada Swedberg, yang berhasil melewati Courtois dan menggiring bola ke gawang kosong untuk melengkapi dua golnya.

Swedberg, pemain asal Swedia, adalah pemain asing pertama yang mencetak gol dalam tiga pertandingan La Liga berturut-turut melawan Real sejak Luis Suárez pada Oktober 2018.

Selanjutnya pada 10 Desember, Real Madrid kembali menghadapi pertandingan berat melawan Man City di babak keenam penyisihan grup Liga Champions. Empat hari kemudian, Xabi Alonso dan timnya bertandang ke Alaves di La Liga. (Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com