Rekor Kasus Baru Covid-19 Bertambah 3.861 Positif, Berikut Sebarannya di Indonesia

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Pemerintah menginformasikan penambahan kasus Covid-19 di Indonesia, dengan catatan penambahan kasus baru pada 10 September 2020 mencapai angka tertinggsi selama ini.

Dari data yang dihimpun pada situs Kementerian Kesehatan pada Kamis (10/9/2020), selama 24 jam terakhir, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah sebanyak 3.861 kasus.

Bacaan Lainnya

Angka ini merupakan rekor tertinggi setelah sebelumnya bertambah 3.622 kasus pada 3 September 2020 lalu.

Dari penambahan kasus tersebut, secara otomatis akumulasi kasus COVID-19 sejak ditemukan pada awal Maret 2020 lalu, hingga saat ini menjadi 207.203 kasus.

Adapun pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 2.310 orang, sehingga totalnya menjadi 147.510. Namun, kasus meninggal dunia juga masih bertambah sebanyak 120 orang, sehingga totalnya menjadi 8.456 orang.

Berikut sebaran penambahan kasus baru di seluruh provinsi pada hari ini :

  1. DKI Jakarta: 1.274 kasus
  2. Jawa Timur: 381 kasus
  3. Jawa Tengah: 375 kasus
  4. Jawa Barat: 335 kasus
  5. Riau: 194 kasus
  6. Sulawesi Selatan: 168 kasus
  7. Sumatera Utara: 146 kasus
  8. Papua: 114 kasus
  9. Bali: 111 kasus
  10. Aceh: 106 kasus
  11. Sumatera Barat: 104 kasus
  12. Kalimantan Timur: 90 kasus
  13. Kalimantan Selatan: 77 kasus
  14. Sumatera Selatan: 66 kasus
  15. DI Yogyakarta: 50 kasus
  16. Banten: 42 kasus
  17. Kalimantan Tengah: 36 kasus
  18. Kepulauan Riau: 28 kasus
  19. Gorontalo: 28 kasus
  20. Sulawesi Tenggara: 26 kasus
  21. Lampung: 21 kasus
  22. Maluku: 20 kasus
  23. Sulawesi Utara: 18 kasus
  24. Bangka Belitung: 11 kasus
  25. Nusa Tenggara Barat: 11 kasus
  26. Papua Barat: 11 kasus
  27. Sulawesi Barat: 6 kasus
  28. Kalimantan Barat: 5 kasus
  29. Bengkulu: 3 kasus
  30. Kalimantan Utara: 2 kasus
  31. Jambi: 1 kasus
  32. Maluku Utara: 1 kasus

Pemerintah terus menghimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas luar rumahnya. Diharapkan dengan protokol kesehatan ini masyarakat bisa lebih produktif namun tetap terhindar dari terpapar virus corona. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *