Respon Pernyataan Keji, Hoaks Terkait PD, AHY: Ideologi Demokrat Pancasila Harga Mati, Kalau KSP Moeldoko?

  • Whatsapp
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

INDOPOLITIKA.COM – Pernyataan mantan Panglima TNI, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko soal pertentangan ideologi di tubuh Partai Demokrat tidak lain hanyalah berisi fitnah, hoax, dan tuduhan yang keji. Penyebutan pertentangan ideologi di tubuh Partai Demokrat dinilai mendiskreditkan Partai Demokrat.

“Kami semua bertanya, pertentangan ideologi seperti apa yang KSP Moeldoko maksudkan? KSP Moeldoko harus menjawab pertanyaan mendasar ini, agar tidak menyulut kemarahan kader dan simpatisan Partai Demokrat yang semakin besar,” tegas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, JL Proklamasi, Jakarta Pusat, kemarin.

Berita Lainnya

Upaya-upaya Moeldoko dan kubunya itu, kata AHY hanyalah upaya untuk membangun citra buruk Partai Demokrat. Sebab dengan cara-cara tersebut bertujuan agar Moeldoko mendapatkan pembenaran untuk tampil sebagai penyelamat.

“Ini lagu lama, yang mudah sebenarnya, dan makin menunjukkan bahwa KSP Moeldoko dan gerombolannya, tidak punya alasan yang fundamental, dan telah keluar dari akal sehat,” cetusnya.

Ideologi Partai Demokrat ditegskan AHY adalah Pancasila. Partai Demokrat juga menjunjung tinggi kebhinekaan atau pluralisme. “Ini sudah final. Harga mati, dan tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegasnya.

“Sekali lagi, KSP Moeldoko harus menjelaskan apa yang dimaksud dengan ‘tarikan ideologis’ di Partai Demokrat,” sambungnya.

Jika yang KSP Moeldoko maksudkan adalah masalah radikalisme, justru Partai Demokrat dengan asas nasionalis-religius, menolak ideologi radikal tumbuh berkembang di Indonesia. Tidak ada ruang bagi ideologi radikal baik ekstrem kiri, maupun kanan di tubuh Partai Demokrat.

Kata AHY lagi, Partai Demokrat juga konsisten, lantang menolak eksploitasi politik identitas, termasuk upaya-upaya membenturkan antara Pancasila dengan agama tertentu yang itu semua hanya akan memecah belah bangsa.

Moeldoko harus bertanggung jawab atas pernyataannya tersebut. Karena pernyataannya tersebut menyakiti perasaan para penggagas dan pendiri, serta seluruh kader dan konstituen Partai Demokrat dimanapun berada.

“Tentu saja, kami tidak bisa menerima segala bentuk upaya pembusukan terhadap integritas, prinsip, dan nilai-nilai yang Partai Demokrat perjuangkan selama ini,” kata AHY.

AHY justru berbalik tanya kepada Moeldoko mengenai ideologi yang dianutnya hingga berupaya ‘membegal’ Partai Demokrat yang sah dan terus melakukan kebohongan.

“Kami juga patut bertanya, apa sebenarnya ideologi yang dianut oleh KSP Moeldoko? Apakah ideologi yang sifatnya memecah belah, melalui fitnah keji, yang tidak bertanggungjawab? Tolong dijawab,” demikian AHY dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *