INDOPOLITIKA.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyinggung peran Rini Soemarno di balik keberhasilan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode pertama lalu.
Hal ini disampaikan Arief, merespons pandangan publik terhadap aksi Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi perusahaan pelat merah. Bahkan ada yang membandingkan gebrakan pendiri Mahaka Group itu dengan kinerja Rini pasca pencopotan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara, terkait dugaan kasus penyelundupan Harley Davidson menggunakan pesawat baru Garuda.
Arief menuturkan, kinerja Erick belum bisa disandingkan dengan apa yang sudah dilakukan Rini dalam mengomandoi BUMN untuk menyukseskan berbagai program utama Presiden Jokowi dalam lima tahun terakhir, yakni pembangunan infrastruktur terutama jalan tol.
“Banyak yang nggak suka kalau BUMN maju dan banyak proyek pemerintah yang dikerjakan oleh perusahaan BUMN. Sedangkan swasta kalah. Sudah terbukti kok selama ini program infrastruktur Kangmas Joko Widodo berhasil karena partisipasi BUMN,” kata Arief di Jakarta, Minggu (8/12/2019).
Di sisi lain, jebolan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Jayabaya ini menilai bahwa BUMN dalam lima tahun terakhir, berkontribusi bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi. Arief khawatir jika perusahaan pelat merah dikelola dengan cara yang keliru, maka pemerintah bakal kesulitan mengejar PE 5 persen.
“Kalau BUMN dikelola model mengelola parpol yang baru Munas oleh Erick Thohir bukan layaknya mengelola korporasi besar, maka akan membuat sulit pertumbuhan ekonomi di atas lima persen. Ngurus Kementerian BUMN kayak parpol, berantakan nanti BUMN,” tandas ketua umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu ini.












Tinggalkan Balasan