Riset Perguruan Tinggi Harus Bisa Membawa Nilai Tambah Komoditas Unggulan Daerah

  • Whatsapp
Menteri PPN Bambang Brodjonegoro (ist)

INDOPOLITIKA.COM- Riset dan penelitian yang dilakukan perguruan tinggi dan lembaga penelitian dan pengembangan harus berkontribusi bagi penigkatan ekonomi lokal.

Pendapat itu disampaikan Menteri Riset dan Teknologi (Meristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P.S. Brodjonegoro.

Bacaan Lainnya

“Riset itu bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi. Namun riset itu harus memberikan manfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Paling tidak untuk masyarakat sekitar Unsyiah (Unkbersitas Syiah Kuala) dan masyarakat Aceh secara keseluruhan,” papar Bambang saat berkunjung ke Universitas Syiah Kuala, Aceh Jumat (28/2/2020).

Menurut Bambang, penelitian harus diarahkan pada penguatan potensi dan memberikan nilai tambah komoditas produk daerah.

Untuk Aceh misalnya, kata Bambang bisa dikembangkan komoditas kopi dan minyak nilam. Dengan melakukan inovasi agar kualitas dua komoditas ini meningkat. (rma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *