RKUHP Hingga RUU ITE Resmi Masuk Prolegnas Prioritas 2021

  • Whatsapp
Rapat kerja (Raker) Badan Legislasi DPR bersama unsur DPD RI dan pemerintah di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Foto: RMOL)

INDOPOLITIKA.COM – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan pemerintah sepakat memasukkan empat rancangan undang-undang (RUU) ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Empat RUU tersebut terdiri dari tiga RUU usulan pemerintah dan satu RUU usulan DPR RI.

Keputusan itu diambil dalam rapat antara Baleg DPR dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, di Kompleks Parlemen, Rabu (15/9/2021).

Berita Lainnya

“Kami menyepakati bersama pemerintah, bahwa 3 usulan pemerintah terkait dengan RUU yang baru, yakni RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana status carry over, RUU tentang Lapas status carry over, dan juga perubahan terhadap UU ITE, itu masuk sebagai usulan baru dalam Prolegnas tahun 2021,” kata Ketua Baleg Supratman Andi Agtas, di akhir rapat.

Baleg juga menyepakati Revisi UU Badan Pemeriksa Keuangan. Hal ini disepakati terakhir dalam rapat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly sebagai perwakilan pemerintah juga menyatakan setuju atas hasil evaluasi Prolegnas RUU Prioritas 2021 dan ditambahkannya empat RUU ke dalam daftar Prolegnas Prioritas 2021.

“Setelah mencermati waktu dan tadi pembicaraan yang cukup alot diantara kita, kami sepakat dengan apa yang disampaikan oleh pimpinan,” kata Yasonna.

Yasonna mengatakan, meskipun waktu yang tersisa untuk membahas dan mengesahkan RUU dalam daftar Prolegnas Prioritas 2021 sangat sempit, namun dia optimis pemerintah dan DPR RI mampu menyelesaikannya.

Sedangkan usulan RUU yang tak bisa masuk ke dalam daftar Prolegnas Prioritas 2021, diharapkan dapat dibahas di tahun depan atau Prolegnas Prioritas 2022.

“Memang waktu kita efektif di luar reses kira-kira tinggal beberapa waktu, maka kita masih berharap optimis agar ini dapat kita selesaikan. Apa yang belum kita masukan dalam prioritas barangkali nanti minta dipertimbangkan pada waktu-waktu berikutnya,” kata Yasonna. [rif]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *