Rohidin Mersyah Tokoh Peduli HAM, Provinsi Bengkulu Borong Penghargaan dari Kemenkum HAM

  • Whatsapp
Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bengkulu Supran mewakili Gubernur Bengkulu Rohidin Mersya menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly disaksikan Menko Polhukam Mahfud Md, pada puncak acara Peringatan Hari Hak Azasi Manusia ke -71 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12).

INDOPOLITIKA.COM – Provinsi Bengkulu dibawah kepemimpinan Gubernur Rohidin Mersya, benar-benar menunjukan jati dirinya sebagai salah satu provinsi yang begitu lekat dengan kepedulian terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Buktinya saja, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersya diganjar penghargaan peduli HAM dari Kementerian Hukum dan HAM.

Tidak itu saja, sejumlah kota/kabupaten di provinsi tersebut juga menerima penghargaan serupa. Kota/kabupaten yang menerima penghargaan bergengsing ini yakni Kabupaten Seluma, Kaur, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Muko-Muko, Rejang Lebong, Kepahiang dan Kota Bengkulu.

Baca juga:

Penghargaan ini menjadi yang ketiga diterima Provinsi Bengkulu sejak 2016 silam. Penghargaan itu diraih berkat kinerja pelayanan publik dan kepedulian terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang baik.

Foto: ist

Penghargaan prestisius diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoyly disaksikan Menko Polhukam Mahfud Md, pada puncak acara Peringatan Hari Hak Azasi Manusia se-Dunia ke -71 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019) lalu.

Dalam kesempatan ini, Menteri Yasonna menyampaikan, penghargaan sebagai pembina ini merupakan motivasi bagi seluruh daerah untuk terus menghadirkan kawasan ramah HAM. “Pemberian penghargaan bagi kepala daerah kabupaten/ kota serta gubernur yang peduli HAM bertujuan untuk mendorong realisasi hak-hak masyarakat,” terang Yasonna.

Selain itu, Yasonna juga mendorong pelayanan publik berbasis HAM. Upaya ini diawali di lingkungan internal, yakni pada Unit Pelaksana Teknis dimana standar dan norma HAM dikedepankan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan jasa maupun pelayanan hukum. “Harapan kedepan, seluruh pelayanan publik di Indonesia telah menerapkan standar dan norma penghormatan, pemenuhan dan perlindungan Hak Asasi Manusia,” imbuhnya.

Diganjar penghargaan, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kemenkum HAM yang telah memberikan penghargaan tersebut. Penghargaan ini, lanjut Rohidin, buah dari kerja keras seluruh elemen dan stake holder termasuk pemerintah kabupaten/kota yang ada di provinsi tersebut.

“Kami ucapakan terima kasih atas penghargaan ini untuk Provinsi Bengkulu bersama 10 kabupaten/kota. Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota serta masyarakat Bengkulu,” terang Rohidin.[asa]

Foto: Ist

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *