INDOPOLITIKA.COM – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai, rencana Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet merupakan kesemuan.

Sebab, reshuffle yang ada berbasis pada bagi-bagi kekuasaan semata, bukan pada kinerja.

“Posisi menteri sangat penting apakah mereka benar-benar memahami problem fundamental dan mampu mengurai masalah atau tidak,” kata Pangi di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Ia pun mengungkapkan, ada sejumlah menteri yang perlu di reshuffle dalam periode kedua Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Yakni Menkeu Sri Mulyani, Menkumham Yasonna Laoly, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Menag Fachrul Razi.

“Mesti diprioritaskan terkait bidang ekonomi dan hukum, sebab masalah pemerintah Pak Jokowi pada persoalan ekonomi dan hukum yang kacau,” tegasnya. [rif]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com