INDOPOLITIKA.COM – Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo kembali jadi penghangat bangku cadangan alias penonton dalam laga lanjutan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur, Kamis (20/10/2022) dinihari.
Sebelumnya, pemain yang akrab disapa CR7 itu juga menjadi penghangat bangku cadangan kala MU dilumat Manchester City, beberapa waktu lalu.
Saat melawan Tottenham Hotspur, MU menang dengan skor 2-0. Gol MU dicetak oleh dua gelandangnya, Fred dan Bruno Fernandes. Sebelum laga berakhir, CR7 terlihat meninggalkan bench menuju lorong ruang ganti.
Ronaldo kecewa setelah Pelatih Erik ten Hag tak memainkan pada laga penting di Stadion Old Trafford, Kamis, 20 Oktober 2022.
Kekecewaan Ronaldo begitu terlihat. Apalagi ketika Erik ten Hag lebih memilih memainkan Anthony Elanga.
Ronaldo berjalan cepat ke terowongan sebelum laga berakhir. Pemain
Menanggapi hal ini Patrice Evra rekan Ronaldo mengatakan Ronaldo ditinggalkan di antara pemain pengganti, setelah mendapat perlakuan yang sama melawan Manchester City dalam kekalahan 6-3 klub.
Patrice Evra menyebut Ten Hag tidak menghormati Ronaldo.“Ten Hag tidak menyukai Ronaldo. Saya harus menyatakan demikian,” terangnya.
“Ini adalah pertandingan kedua dimana Ronaldo tidak dimainkan. Perlakukan Ten Hag saat MU menghadapi Manchester City adalah bukti ketidaksukaan Ten Hag terhadap Ronaldo,” katanya di Amazon Prime.
“Jika dia menghormati karakternya, dia pasti harus memainkannya dan memberikan kesempatan. Saya pikir Ronaldo tidak terima perlakuan itu. Ulah Ten Hag bikin muak,” tandas Patrice Evra.
Ten Hag dibela Shearer
Keputusan pelatih MU, Erik ten Hag tidak memainkan CR7 di laga kontra Tottenham justru dibela legenda Newcastle United Alan Shearer.
Kata Alan Shearer, ia memahami bagaimana rasa frustasi Ronaldo yang tak dimiankan dalam laga besar tersebut.
Namun demikian, terlepas frustasinya Ronaldo, Shearer menilai para pemain yang dimainkan di laga ini menampilan performa yang sangat bagus.
“Saya memahami rasa frustrasi Cristiano Ronaldo, tetapi melihat gambaran yang lebih besar, tim menampilkan performa yang sangat bagus,” jelas Shearer dilansir dari Sky Sport.
“Manajer memiliki keputusan besar untuk dibuat dan ternyata itu adalah keputusan yang tepat.”
“Ini adalah situasi yang sulit, kita berbicara tentang pemain terbaik di dunia, pemain terbaik yang pernah kita lihat.”
“Ini membuat segalanya menjadi sulit bagi manajer,” pungkas Shearer. [Red]












Tinggalkan Balasan