Roy Suryo Singgung Eks Napi Kala Nama Ahok Mencuat Sebagai Calon Kepala Otorita IKN

Ahok/net

INDOPOLITIKA.COM – Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah resmi disahkan oleh DPR dalam rapat paripurna, Selasa (18/1). Dalam UU tersebut diatur adanya Kepala Otorita IKN Nusantara dan Wakil Kepala Otorita yang ditunjuk oleh Presiden.

Nantinya, Kepala Otorita IKN posisinya akan setingkat dengan kementerian. Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digadang-gadang sebagai calon kuat Kepala otorita IKN yang baru.

Bacaan Lainnya

Mencuatnya nama Ahok menuai beragam komentar. Salah satunya disampaikan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo yang turut angkat bicara mengenai kabar tersebut.

“Masyarakat banyak yang (dibuat) “terbuai” kata NUSANTARA sebagai nama Calon IKN. Kalau saya lebih fokus pada “siapa” yang akan ditunjuk Kepala Pemerintahannya,” cuit Roy Suryo dalam akun Twitter Pribadinya @KRMRoySuryo2.

Meski tidak menyebut nama Ahok secara spesifik, Roy nampaknya mengomentari unggahan media yang memuat wajah Ahok. Ia terlihat jelas menyinggung mantan Napi kasus ujaran kebencian SARA. Lantas, dia pun menanyakan kebenaran informasi tersebut.

“Kemarin santer disebut2 lagi si MANTAN NAPI?,” cuitnya.

Dia menilai dari jutaan masyarakat Indonesia, masih banyak orang yang lebih layak untuk memimpin IKN yang baru nanti dibanding Ahok.

“Tidak adakah orang lain di 274 juta rakyat? Akankah Kominfo meralat (lagi)? AMBYAR” ujarnya.

Sebelumnya, nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hingga Abdullah Azwar Anas masuk sebagai kandidat yang dipertimbangkan Presiden Jokow Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Otorita IKN.

“Kandidat memang banyak. Satu, Pak Bambang Brodjonegoro, dua Pak Ahok, tiga Pak Tumiyana, empat Pak Azwar Anas,” ungkap Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Sebenarnya, saat itu Jokowi mengatakan keputusan akan diambil dalam waktu dekat. Hanya saja sampai sekarang belum ada nama yang ditunjuk sebagai Kepala Otorita IKN. [Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.