Rp 2 Triliun untuk Tahap Awal Pemindahan Ibukota Baru

  • Whatsapp
Menteri Bambang Brodjonegoro

INDOPOLITIKA.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, pada APBN 2020, pemerintah mengalokasikan duit sekitar Rp 2 triliun untuk tahap awal pemindahan ibukota negara ke Kalimantan Timur.

Anggaran tersebut menurut mantan Menteri Keuangan ini terbesar di sejumlah kementerian yang terlibat dalam proses pindah ibukota. “Itu total beberapa kementerian untuk persiapan master plan, urban design, sama dimulainya infrastruktur dasar,” kata Bambang di Kompleks Istana Negara, Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga:

Infrastruktur dasar yang akan dibangun terlebih dahulu di kawasan ibukota negara yang baru, di Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara adalah konektivitas jalan, saluran air di zonasi yang ditetapkan.

Di sisi lain, pemerintah dan DPR terus melakukan rapat-rapat mengenai pemindahan ibukota negara. Seperti Rabu kemarin, Bappenas menyerahkan hasil kajian kepada Pansus Ibukota Negara (IKN).

“Pansus hanya untuk kajian. Kajian sudah kami serahkan dan mereka ingin mendalami. Rancangan Undang-Undangnya nanti sedang disiapkan, kami masukkan tahun ini. Kami harapkan pertengahan tahun depan sudah selesai,” tuturnya.

Indonesia perlu banyak belajar kepada Kazakhstan dalam hal pemindahan ibukota. Hal tersebut dibicarakan Rombongan Delegasi DPD RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis saat mengunjungi kantor Walikota Nur Sultan, Kazakhstan di sela-sela konferensi Eurasia (Eropa-Asia).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPD RI pada Senin (23/9) mendengarkan paparan mengenai pemindahan ibukota yang pernah dilakukan negara tersebut dari Almaty ke Astana (kini Nur Sultan) sebagai ibukota Kazakhstan.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *