RPJMD, Ini Capaian Keberhasilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dinas Koperasi (Dinkop) Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai telah melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan sangat baik. Bahkan berhasil dalam beberapa program.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinkop dan UKM Tangsel, Dahlia Nadeak. Menurutnya pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2016-2021 telah dilaksanakan dengan baik hingga tahun 2020.

Bacaan Lainnya

“Seperti program pengembangan koperasi dengan meningkatnya omzet mencapai Rp66.226.142.125,” ujarnya dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah Dinkop dan UKM Tangsel di wilayah Serpong pada Selasa (17/3/2020).

Selain meningkatnya omzet, program yang dicapai lainnya yakni, koperasi pengembangan UMKM yang mencakup meningkatnya 211 produk unggulan daerah, jumlah produk potensi ekspor sebanyak 38 produk dan jumlah produk potensi UMKM terstandarisasi sebanyak 584 Produk UMKM.

“Jadi ada beberapa capaian program di tahun 2020 yang sudah ada 100 persen dan ada yang masih 98 persen. Artinya, yang 98 persen harus segera dikejar demi mencapai capaian RPJMD periode terakhir pada masa Pemerintahan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany,” katanya.

Dalam forum tersebut, pihaknya mengakomodir peserta yang sebagian besar terdiri dari UKM dan UMKM dengan membagikan materi serta menulis usulan melalui email maupun WhatsApp. Lantaran ditiadakannya sesi diskusi untuk menjaga penyebaran Virus Corona yang sedang mewabah.

Dahlia lalu memaparkan enam prioritas Dinkop dan UKM yaitu, memfasilitasi peningkatan permodalan bagi koperasi dan UKM, upaya peningkatan kualitas dan branding produk UMKM Tangsel, peningkatan kualitas managemen dan kompetensi Sumber Daya Koperasi, revitalisasi gerakan Satu Koperasi Seribu UMKM (Serbuk), pemberdayaan, pembinaan dan penataan pedagang kreatif lapangan pada lokasi yang ditentukan.

“Terakhir, mendorong gedung innovasi UMKM yang berlokasi di CBD BSD agar dimanfaatkan sebagai galeri UMKM di tahun 2021 mendatang,” imbuhnya.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie yang turut memantau kegiatan tersebut mengatakan, mekanisme forum OPD saat ini hanya sekedar pertemuan, pembukaan, memberikan bahan dan memberikan alamat email.

“Pertemuannya gak lama-lama dan bisa lebih efisien, sebagai upaya pencegahan Covid-19. Peserta yang hadir pun dari delegasi kecamatan yang ada di Tangsel untuk membentuk forum musrenbang tingkat kota dan koperasi untuk menuntaskan RPJMD periode kedua,” tambahnya. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *