Internasional

Rudal Pemberontak Yaman Dicegat Arab Saudi, 26 Warga Terluka

Ilustrasi oleh Medcom

Sanna: Arab Saudi menembak jatuh rudal balistik yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi dari Yaman pada Rabu 5 September. Namun warga terluka karena pengadangan ini,
 
"Pecahan peluru yang disebabkan dari rudal yang dicegat itu, menyebabkan 26 orang terluka. Dua anak menjadi korban yang terluka ketika dua rudal dicegat menyentuh Kota Najran, wilayah selatan Arab Saudi," sebut laporan dari media Arab Saudi, yang dikutip AFP, Kamis 6 September 2018.
 
Dalam beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi yang menguasai Yaman saat ini, meningkatkan serangan rudal terhadap Arab Saudi. Namun Arab Saudi selalu berhasil memotong rudal yang mencoba masuk wilayah mereka.
 
Sementara Televisi Al-Masirah yang terafiliasi dengan Houthi menyebutkan, serangan itu ditargetkan pada kamp Pengawal Nasional Saudi di kota perbatasan.
 
Serangan itu menambah jumlah rudal yang dilesakan dari Yaman ke Arab Saudi mencapai lebih dari 185 sejak 2015. Arab Saudi menjadi ancaman Houthi karena membentuk koalisi Arab yang berupaya menjungkalkan Houthi di Yaman.
 
Pada tahun 2014, pemberontak Houthi menyerbu ibu kota Yaman dan menguasai sebagian besar Yaman utara serta beberapa pelabuhan di Laut Merah. Mereka melengserkan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang terpilih melalui pemilu yang diakui dunia.
 
Serangan Rabu terjadi di tengah upaya pembicaraan damai yang disponsori Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa. Ini akan menjadi pertemuan publik pertama antara Pemerintah Abedrabbo Mansour Hadi dan pemberontak Houthi sejak 2016.
 
Namun baik pemerintah maupun para pemberontak mengatakan mereka mengharapkan tidak ada terobosan pada pembicaraan itu. Muncul kabar bahwa pembicaraan tampaknya akan ditunda.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close