ParlemenPolitik

Ruhut Sitompul Yakin Raih Kursi ke DPR

Politisi nyentrik Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, yakin terpilih kembali menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019, kendati tempat pertarungannya untuk Pemilu Legislatif 2014 kali ini, Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut I disebut-sebut sebagai ‘dapil neraka’.

“Aku sudah yakin dapat. Aku baru datang dari Medan. Suara aku di Dapil Sumut I yang terbanyak. Aku posisi pertama. Kedua, Wahab Dalimunthe dan ketiga baru, si Sutan (Bhatoegana),” ujar Ruhut kepada Tribunnews, Minggu (13/4/2014).

Dapil Sumut I yang mencakup Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kota Tebing Tinggi, disebut dapil neraka. Sebab, Ruhut yang sebelum terpilih dari Dapil Sumut III harus bertarung dengan belasan caleg incumbent lainnya.

Dari sesama Partai Demokrat, Ruhut harus bersaing dengan Sutan Bhatoegana, Abdul Wahab Dalimunthe, Ramadhan Pohan, Sri Novida dan Jafar Nainggolan.

Dari parpol lain, Ruhut harus bertempur dengan Menkominfo Tifatul Sembiring (PKS), Meutia Viada Hafid (Golkar), Leo Nababan (Golkar), Hasrul Azwar (PPP), Mulfachri Harahap (PAN) dan Nurdin Tampubolon (P Hanura).

Total ada 119 caleg memperebutkan sekitar 3,6 juta calon pemilih atau diperkirakan 10 hingga 11 kursi DPR RI.

Dari pengamatan Ruhut di lapangan, sejauh ini Demokrat hanya mampu meraih 1 kursi DPR di dapil tersebut dan kursi tersebut untuk dirinya. Ia pun meragukan Sutan bisa kembali ke Senayan.

“Tinggal Sutan enggak tahu bagaimana nasibnya. Semua teman-teman yang ikut, seperti Ramadhan Pohan dan Wahab Dalimunthe minta tolong ke aku. Kalau Sutan sih enggak mungkin bisa mengejar suara aku,” tuturnya.

Ruhut enggan berspekulasi rekannya, Sutan Bhatoegana, sulit terpilih kembali menjadi anggota DPR lantaran kasus korupsi SKK Migas yang ikut menyebut namanya.

“Aku kasihan sama dia. Tapi, semua itu jalan Tuhan, menang atau kalahnya aku yah karena Tuhan. Aku sih santai saja orangnya, aku masih bisa jalan-jalan sama keluarga,” imbuhnya.

Ruhut pun yakin terpilih karena dirinya vokal selama menjadi anggota DPR periode 2009-2014. Dan hal itu, kata Ruhut, dilakukan tanpa basa-basi atau kepura-puraan. (tn/ip)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close