Internasional

Sabotase Menyulitkan Malaysia Tangkap Tokoh Utama 1MDB

Jho Low. (Foto: Channel News Asia)

Kuala Lumpur: Sabotase dalam pemerintahan adalah salah satu alasan mengapa sulit bagi Malaysia menangkap tokoh utama skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Jho Low.

Jho Low kini tak diketahui pasti keberadaannya. Diyakini berada di Tiongkok, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sempat meminta Tiongkok menyerahkan Jho Low.

Namun, kendalanya adalah Malaysia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Tiongkok.

Baca: Malaysia Upayakan Segala Cara Tangkap Tokoh Kunci 1MDB

"Saya yakin ia bersembunyi di suatu negara. Sabotase dalam pemerintahan pasti ada. Ada orang dalam yang memberitahu Jho Low pergerakan kami untuk menuntaskan kasus 1MDB," kata Mahathir, dikutip dari Channel News Asia, Jumat 12 Oktober 2018.

"Ada yang memberitahu saya bahwa ada seseorang yang menjadi penyampai pesan ke Jho Low," lanjut dia.

Mahathir yakin ada sabotase, sebab ketika Jho Low dikabarkan berada di Hong Kong dan tim penyelidik sampai di sana, Jho Low sudah berpindah negara lagi.

Baca: Sekutu Trump jadi Pengacara Tokoh Utama Skandal 1MDB

Pria berusia 93 tahun ini menyebutkan, sangat banyak pihak yang terlibat dalam skandal pencucian uang ini. Maka dari itu, pemerintahannya harus menyelesaikan satu persatu.

Sebelum ditangkap di Tiongkok, Jho Low dikabarkan kerap berpindah-pindah tempat, seperti Hong Kong, Phuket, Makau, Shanghai dan Bangkok dalam beberapa bulan terakhir.

Meski paspor Malaysia-nya telah ditahan pihak imigrasi, Jho Low diyakini memiliki paspor negara lain yang dikeluarkan Karibia.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close