Sandi: Daripada Pindahkan Ibukota Lebih Baik Merdekakan Ekonomi Papua

  • Whatsapp
Sandiaga Uno

INDOPOLITIKA – Sandiaga Uno mengkritisi rencana pemerintah juga mengkritisi rencana pemindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Menurutnya hal itu tidak penting. Menurutnya yang lebih urgensi adalah memerdekakan ekonomi di Papua.  

 

Baca Juga:

Menurutnya, gejolak di Papua karena pemerintah belum mampu memerdekakan ekonomi Papua. “Papua dibanjiri infrastruktur, dibanjiri investasi tapi belum menyelesaikan permasalahan yang hakiki yaitu kemerdekaan ekonomi,” ucap Sandiaga.

 

Sandi menganggap wajar jika masyarakat Papua marah karena ketimpangan ekonomi yang ada tergolong memprihatinkan. Sandi menyebut tingkat Kemiskinan masyarakat Papua 8 kali lipat dibanding warga Jakarta.

 

Padahal, lanjutnya, daerah mereka begitu kaya dengan berbagai jenis sumber daya alam. “Padahal daerahnya sangat kaya sumber daya alamnya. Terang aja orang marah, negeri yang sangat kaya raya ini tapi tingkat kemiskinannya delapan kali lipat dari kita di sini (Jakarta),” ujar Sandi.

 

Sandi merujuk kepada Badan Pusat Statistik (BPS). Dia mengatakan angka kemiskinan di Papua meningkat hampir 60 ribu orang sejak tahun 2014 hingga 2018. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin di Jakarta yang hanya 3,5 persen, jumlah penduduk miskin di Papua mencapai 28 persen. Sementara Papua Barat hampir 23 persen.

 

Sandi menegaskan bahwa kesejahteraan masih menjadi persoalan utama di Papua. Menurutnya, perlu ada perhatian serius. Dia yakin persoalan-persoalan di Papua bisa diselesaikan. 

 

“Jadi Papua ini butuh perhatian kita, kita ingin rangkul, kesejahteraannya dinomorsatukan, pendidikan itu akan menjadi prioritas kita. Ini yang harus kita fokuskan ke depan,” ucap Sandi.

 

Aksi turun ke jalan lalu dilakukan. Masyarakat Manokwari, Sorong, dan Jayapura melancarkan aksi protes. Sejumlah mobil dan bangunan rusak. Gelombang aksi protes belum sepenuhnya berhenti. Masyarakat Mimika dan Fakfak masih berunjuk rasa pada Rabu (21/8).[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *