Daerah

Santri Militan Jokowi Bersih-Bersih Masjid di Sukabumi Jawa Barat

Setelah kelar menggelar dzikir dan doa bersama yang dilakukan di Cirebon dan Subang, kini giliran relawan (Santri Militan Jokowi) Sukabumi memilih kegiatan baksos bersih-bersih masjid.

“Kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan rangkaian dari dzikir dan doa bersama. Jadi sebelum menggelar dzikir dan doa, kami memutuskan untuk ada kegiatan bersih-bersih masjid,”demikian dikatakan Koordinator Samijo Sukabumi, Maula Zuama, Senin (23/7) saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Aksi bersih masjid tersebut, lanjut Maula, rencananya dilakukan di 10 masjid yang ada di Sukabumi. Sementara ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan para pengurus DKM yang teridentifikasi sebagai lokasi acara.

“Sebagai langkah awal ada 10 masjid terlebih dulu. Ini kami sambil terus berkomunikasi dengan pengurus masjid,” katanya.

Sementara dzikir dan doa bersama Samijo Sukabumi, dijadwalkan berlangsung Rabu (25/7), bertempat di Pondok Pesantren Salafy AlFathonah yang diasuh oleh KH Ridwan Subagja, Kampung Pasir Malang, Pelabuhan II KM 10, Desa Kebon Manggu, Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi.

Karena diawali dengan aksi bersih-bersih masjid, maka kata Maula, tema dzikir dan doa bersama lebih mengangkat tema; “Terus bekerja Pak Jokowi Demi Indonesia Raya”.

Samijo Sukabumi menilai, bahwa selama kepemimpinan, Jokowi lebih mengedepankan sikap ketimbang omongan. Hal itu yang menurutnya dilakukan oleh Jokowi merealisasikan program-program kerja pemerintah. Di lain sisi, lanjut dia, ketika Jokowi dituduh anti ulama, anti Islam, dengan sikap Jokowi langsung melakukan silaturahmi dengan para ulama.

“Ini memperlihatkan bahwa Pak Jokowi sadar betul, dalam menjaga bangsa dan negara, terkhusus menjalani roda pemerintahan, sangat penting terbangun hubungan yang harmonis antara ulama dan umaro,” papar Maula.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close