Internasional

Satu Warga Korsel di Palu Masih Dinyatakan Hilang

Petugas Basarnas membawa korban selamat gempa dan tsunami yang terjebak di dalam restoran Dunia Baru, Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: ANT/MUHAMMAD ADIMAJA).

Seoul: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ada 71 warga asing yang terkena dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Salah seorang di antaranya adalah seorang warga Korea Selatan (Korsel).

Dilansir dari laman Korean Herald, Senin 1 Oktober 2018, disebutkan bahwa pria tersebut adalah seorang panitia perlombaan paralayang. Dia diidentifikasi bernama Lee.

Lee berada di Palu untuk mengatur jalannya perlombaan paralayang internasional di Palu dan Donggala, Jumat lalu.

"Kami berbicara dengan Lee di telepon pada Jumat pukul 04.50, namun sejak itu kami kehilangan kontak dengannya," uajr seseorang yang dekat dengan Lee.

"Orang Indonesia yang pergi dengan Lee juga tidak bisa dijangkau," imbuh dia.

Sementara itu, Kedutaan Besar Korsel di Indonesia mengaku sedang mencoba mencari pria 39 tahun tersebut. Pihak kedubes Korsel akan terus bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Lebih dari 832 orang dinyatakan tewas dan ratusan lainnya terluka. Diduga jumlah ini masih akan terus bertambah mengingat banyaknya bangunan yang runtuh, termasuk Hotel Roa Roa yang menjadi tempat pria Korsel dan rombongannya menginap.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close