“Saya Punya Banyak Mimpi-Mimpi Lain Juga…”

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA- Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin Erick Thohir dikabarkan masuk radar kandidat menteri di pemerintahan periode kedua Jokowi. Ditanya tanggapannya soal spekulasi itu, begini jawaban Erick. “Saya tidak tahu, karena saya rasa banyak mimpi-mimpi lain juga, karena saya pernah bilang bagaimana kita ini bisa juga kontribusi melalui swasta,” ujar Erick saat ditemui di acara Ignite The Nation, Istora Senayan, Jakarta, Minggu, (18/08/2019).

Lebih lanjut pengusaha dan pendiri dari Mahaka Group ini mengatakan kontribusi kepada bangsa dan negara melalui jalur swasta tak kalah hebat dibandingkan dengan di pemerintahan. Ia menilai banyak figur yang bagus di luar sana. “Yang penting siapapun yang masuk bisa nggak kerja keras dan kompak,” kata dia.

Baca Juga:

Dalam pemilihan menteri, Jokowi juga telah mengutarakan keinginannya untuk merekrut menteri dari kalangan anak muda. Bagi Erick, Jokowi tentu memiliki pemikiran dan visi luar biasa. “Tentu seyogyanya, kita-kita yang muda mendukung terutama kita bisa lihat sekarang generasi di di Indonesia ini memang sangat muda, 58 persen di bawah 35 tahun.”

Sehingga, ia menilai harus ada perubahan-perubahan pada pola pikir dan dinamika di masyarakat. Ia menilai menteri muda tetap bisa berkolaborasi dengan yang lebih tua dalam jalannya pemerintahan. “Dengan adanya kementerian yang profesional didukung juga oleh menteri yang senior. Kita bisa melakukan perubahan secara cepat, karena musuh kita sekarang waktu,” kata dia.

Menurut dia, besarnya dunia saat ini bukanlah soal besarnya penduduk, tapi soal bagaimana masing-masing negara mengantisipasi kecepatan dalam perubahan itu. Ia berharap Indonesia tidak ketinggalan dalam hal ini. “Kemarin juga pidato di DPR, saya rasa beliau sangat konsisten, tinggal bagaimana kementerian bisa mengimplementasikan visi beliau dengan kompak,” kata Erick Thohir. [sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *