SBY Merasa Bersalah Pernah Berikan Moeldoko ‘Berdarah Dingin’ Jabatan: Saya Mohon Ampun Kepada Allah SWT

  • Whatsapp
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan keterangan pers merespon KLB Demokrat di Deli Serdang. Foto: tangkapan layar akun facebook SBY.

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku benar-benar menyesal dan bersalah pernah memberikan jabatan Panglima TNI kepada Moeldoko saat dirinya menjabat Presiden.

Pasalnya, kata SBY, Kepala Staf Presiden (KSP) yang dinilainya tega dan berdarah dingin tersebut telah bersekongkol dengan orang dalam di Partai Demokrat melakukan kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan menggelar KLB Partai Demokrat.

Berita Lainnya

Tak hanya itu, SBY juga menyayangkan sikap Moeldoko sebagai prajurit TNI yang melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat. Hal itu, kata SBY, tentu membuat malu para prajurit maupun perwira yang pernah bertugas di TNI.

“Tak hanya mendatangkan rasa malu bagi perwira dan prajurit yang pernah bertugas di jajaran TNI, termasuk rasa malu dan rasa bersalah saya yang dulu memberikan rasa kepercayaan dan jabatan kepadanya. Saya memohon ampun kepada Allah Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas kesalahan saya itu,” ujar SBY melalui siaran langsung di akun Youtube pribadinya dan dishare di laman media sosial SBY, Jumat (5/3/2021), malam sebagai respon atas KLB Deli Serdang.

Menurut SBY, dirinya tidak menyangka jika partai yang dibesarkannya dikudeta oleh kadernya sendiri. “Tak pernah terlintas dalam pikiran saya, kalau partai Demokrat akan dibeginikan (kudeta). Saya benar-benar tidak menyangka. Karena, sewaktu selama 10 tahun memimpin Indonesia dulu, baik secara pribadi maupun Partai Demokrat yang saya bina, tidak pernah mengganggu dan merusak partai lain seperti yang kami alami saat ini,” tegasnya. [ind]

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *