INDOPOLITIKA – Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang terus mengupayakan perbaikan kualitas hunian warga melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Sejak dimulai pada tahun 2014 hingga 2024, sebanyak 8.656 unit rumah telah berhasil diperbaiki. Tahun 2025, Disperkimtan menargetkan 1.000 unit rumah tambahan untuk direnovasi.
Kepala Disperkimtan Kota Tangerang, Decky Priambodo menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik tempat tinggal, tetapi juga memiliki dampak positif yang lebih luas.
“Ketika rumah warga diperbaiki menjadi rumah sehat, berbagai permasalahan seperti penyebaran TBC, kawasan kumuh hingga kemiskinan ekstrem dapat teratasi. Tahun ini, kami menargetkan perbaikan 1.000 unit rumah agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujar Decky, Senin (13/1/2025).
Untuk mengikuti program ini, masyarakat harus melalui beberapa tahapan pengajuan. Pertama, warga dapat mengusulkan perbaikan rumah melalui RT/RW pada musrenbang tingkat kelurahan atau melalui reses DPRD.
Usulan tersebut kemudian akan diteruskan ke Disperkimtan melalui aplikasi Tangerang Ayo dengan menggunakan akun resmi dewan atau kelurahan.
Setelah data masuk, Disperkimtan akan melakukan proses verifikasi dan validasi sebelum menetapkan calon penerima manfaat.
Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon penerima bantuan, di antaranya:
1. Memiliki KTP dan KK Kota Tangerang
2. Memiliki bukti kepemilikan rumah seperti Surat Tanah, Akta Jual Beli, atau Girik
3. Masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
4. Belum menerima bantuan serupa dalam 10 tahun terakhir
5. Memiliki rumah tetap dengan kondisi tidak layak huni
Selain itu, prioritas diberikan kepada warga yang berusia di atas 50 tahun, sudah atau pernah berkeluarga serta penyandang disabilitas yang tidak produktif.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan maksimal. Semoga program ini mampu mengurangi permasalahan perumahan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Tangerang secara signifikan,” tutup Decky. (Red)












Tinggalkan Balasan