Pemerintahan

Betapa Kejam dan Kejinya Ideologi Terorisme

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, anak-anak pelaku aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo, akhir pekan lalu dan awa pekan ini, yang bernama Pamela (12) dan Fadhila (9), kemudian Aisyah (8) adalah korban juga.

“Juga korban yang ada di gereja, Nathan dan Evan. Umurnya juga sama, 8 dan 12 tahun. Masih lagi yang di rusun di Sidoarjo, korban dan masih dirawat,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada buka puasa bersama, di Istana Negara, Jumat (18/5) petang.

Seharusnya, lanjut Presiden, anak-anak ini masih dalam kondisi mungkin masih senang bermain-main di halaman rumah atau di gang-gang. Dan juga seharusnya anak-anak ini juga masih dalam posisi yang senang-senangnya sekolah. Dan mungkin juga baru senang-senangnya berkumpul dengan keluarga, berkumpul dengan teman-temannya.

“Yang ingin saya garis bawahi adalah betapa kejam dan kejinya ideologi terorisme yang sudah membawa anak-anak dalam kancah aksi-aksi mereka,” ujar Presiden.

Arti dari kejadian-kejadian tersebut, menurut Presiden, bahwa idelogi yang kejam ini, ideologi terorime ini telah masuk ke dalam sendi-sendi keluarga kita, keluarga di Indonesia. “Ini yang harus hati-hati di sini,” ucapnya.

Kepala Negara prihati karena keluarga yang seharusnya membangun masa depan anak, memberikan rasa optimisme pada anak-anak, memberikan nilai-nilai yang baik, nilai-nilai budi pekerti pada anak-anak kita tapi justru kebalikannya. Hilang semuanya karena keluarga itu mengikuti ideologi terorisme.

Untuk itu, Kepala Negara berharap jangan sampai ada lagi keluarga-keluarga Indonesia yang hancur karena ideologi ini.

“Pemerintah dengan DPR berusaha sekuat tenaga agar undang-undang anti terorisme ini segera kita selesaikan, kita rampungkan,” tegas Presiden Jokowi.

Buka puasa bersama itu diikuti oleh pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Kerja, perwakilan tokoh agama Islam, Perwakilan Pusat Kamar Dagang dan Industri (KADIN)  Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan  Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Tags

Artikel Terkait

Close
Close