INDOPOLITIKA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan terkait program pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap sorotan yang dilontarkan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terhadap program tersebut.
Hasto menjelaskan bahwa inisiatif yang diusung oleh Prabowo untuk mengatasi kemiskinan sejalan dengan kebijakan yang selama ini diusung oleh PDIP. Menurutnya, program tersebut selaras dengan komitmen PDIP untuk memberdayakan rakyat miskin.
“Program pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo, itu senapas dengan kebijakan PDI Perjuangan,” ujar Hasto di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/1/2025).
Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa seluruh kepala daerah dari PDIP berkomitmen untuk menyediakan rumah bagi masyarakat yang kurang mampu. Komitmen tersebut juga diperkuat oleh anggota legislatif dari PDIP yang turut mendukung program ini.
“Untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, menyediakan rumah bagi rakyat miskin menjadi komitmen bagi seluruh kepala daerah dan anggota legislatif dari PDI Perjuangan,” tambahnya.
Hasto juga menekankan bahwa PDIP terus meningkatkan target-target tersebut, seiring dengan peringatan HUT ke-52 yang mengingatkan kembali jati diri partai sebagai perjuangan bagi wong cilik. Pancasila, menurut Hasto, menjadi landasan ideologi yang mendasari program-program tersebut untuk membebaskan rakyat Marhaen.
Meskipun demikian, Hasto memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai program makan bergizi gratis yang digagas pemerintah, mengingat masa pemerintahan baru belum genap 100 hari.
“Program 100 hari masih dalam proses, tapi selama program itu ditujukan untuk wong cilik, PDIP akan mendukung sepenuhnya,” tandasnya.
Hasto juga menyatakan bahwa meskipun PDIP tidak berada di pemerintahan saat ini, partai tersebut tetap memberikan dukungan terhadap program-program yang diusung oleh Prabowo, terutama yang berkaitan dengan kepentingan rakyat.
Menurut Hasto, program-program tersebut mendapat persetujuan dari fraksi-fraksi di DPR RI, di mana PDIP juga terlibat.
“Melalui HUT ke-52 ini, napas partai kembali menegaskan bahwa rakyat adalah fokus utama. Program-program kerakyatan Presiden Prabowo, termasuk yang disetujui melalui DPR, sangat sejalan dengan ideologi dan tujuan PDI Perjuangan,” jelas Hasto.
Sebagai informasi, program pembangunan 3 juta rumah yang digagas oleh pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi salah satu prioritas utama. Diperkirakan, hingga akhir masa jabatan Prabowo selama 5 tahun, sebanyak 15 juta rumah dapat terbangun untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi rakyat Indonesia. (Chk)












Tinggalkan Balasan