Selain Larangan Muslim Masuk AS, Joe Biden Akan Cabut Serentetan Kebijakan Donald Trump

  • Whatsapp
Presiden terpilih Joe Biden. Foto: Angela Weiss/AFP

INDOPOLITIKA.COM –  Pada hari pertamanya menjabat, Presiden terpilih AS Joe Biden berencana untuk mengeluarkan sejumlah perintah eksekutif, termasuk salah satunya mencabut larangan perjalanan kontroversial di beberapa negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

Menurut sebuah memo yang diedarkan pada hari Sabtu oleh Ron Klain, kepala staf Gedung Putih, pemerintahan AS yang baru akan meluncurkan serentetan pembalikan kebijakan yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump selama 10 hari pertama menjabat.

Berita Lainnya

Ini juga termasuk upaya pencegahan virus korona baru, bergabung kembali dengan perjanjian perubahan iklim Paris, dan Undang-undang imigrasi yang memungkinkan jutaan orang untuk mendapatkan kewarganegaraan.

Seperti diketahui, tak lama setelah menjabat pada 2017, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang wisatawan dari tujuh negara mayoritas Muslim memasuki Amerika Serikat.

Namun, perintah itu dibuat ulang beberapa kali di tengah gugatan hukum dan versinya dikuatkan oleh Mahkamah Agung pada 2018.

‘Racun kebencian’

Para pengamat mengatakan larangan tersebut dapat dengan mudah dibatalkan karena dikeluarkan oleh perintah eksekutif dan proklamasi presiden, meskipun tuntutan hukum dari lawan konservatif dapat menunda proses tersebut.

“Sebagai presiden, saya akan bekerja sama dengan Anda untuk merobek racun kebencian dari masyarakat kita untuk menghormati kontribusi Anda dan mencari ide-ide Anda. Pemerintahan saya akan terlihat seperti Amerika, dengan Muslim Amerika melayani di setiap tingkatan,” kata Biden pada bulan Oktober tahun lalu.

Pembalikan lain termasuk perpanjangan batas terkait pandemi pada penggusuran dan pembayaran pinjaman siswa, serta solusi untuk menyatukan kembali anak-anak imigran yang terpisah dari keluarga mereka, bunyi memo itu.

Biden juga berencana untuk mengajukan undang-undang baru untuk menyediakan naturalisasi 11 juta orang tidak berdokumen yang saat ini tinggal di negara itu, di samping janji untuk memvaksinasi 100 juta orang dalam 100 hari pertamanya menjabat.

Biden sebelumnya mengumumkan dia akan mendorong Kongres untuk menyetujui paket stimulus $ 1,9 miliar untuk mengatasi kemerosotan ekonomi yang disebabkan oleh virus corona. [ind]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *