Sentil Menteri yang Doyan Kampanye, Wapres: Fokus Pekerjaan

Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin/ist

INDOPOLITIKA.COM – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyentil para menteri yang doyan berkampanye. Ulama sepuh itu meminta para menteri supaya tetap fokus menjalankan pekerjaannya sebagai pembantu presiden, bukan justru berkampanye.

Ma’ruf Amin kini menjadi pelaksana tugas Presiden selama Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada 10 hingga 16 Mei 2022 atau hingga tanggal kembali ke Tanah Air. Hal itu tertulis dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penugasan Wakil Presiden melaksanakan Tugas Presiden yang ditekan di Jakarta pada 10 Mei 2022.

Bacaan Lainnya

“Belum (kampanye), yang penting seperti Presiden bilang, fokus pekerjaan, tetap fokus,” kata Ma’ruf seusai menghadiri Rapat Pelaksanaan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (12/5/2022), seperti dikutip lewat Antara.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga pernah mengutarakan hal semisal dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna pada tanggal 9 Mei 2022.

Jokowi mengatakan bahwa para menteri dan kepala lembaga mesti betul-betul fokus bekerja pada tugasnya masing-masing agar agenda-agenda prioritas dan strategis negara dapat dijalankan dengan baik. Jokowi meminta kabinetnya untuk tetap konsentrasi pada masalah pandemi dan ekonomi global.

“Jangan tinggalkan pekerjaan,” tegas Ma’ruf.

Diketahui setidaknya ada empat orang menteri yang didengung-dengungkan bakal maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Keempatnya adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Airlangga tampaknya menjadi menteri Jokowi yang paling kentara menunjukkan gelagat demikian. Kendati Pilpres diadakan masih beberapa tahun, wajah Ketua Umum Partai Golkar itu banyak terpampang di baliho yang bertebaran di jalan-jalan.

Nafsu Airlangga yang seakan berniat maju ke Pilpres 2024 di tengah seretnya elektabilitas yang dia miliki sempat menjadi sorotan. Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) sempat mengevaluasi bahwa biaya iklan Airlangga telah menelan biaya sedikit Rp 243,15 miliar untuk periode pemasangan baliho dan videotron pada Juli hingga Desember 2021.

Menteri Jokowi lain yang juga santer menampakkan niatnya untuk maju ke Pilpres 2024 ialah Erick Thohir. Erick bahkan terlihat piawai memanfaatkan posisinya untuk mengerek elektabilitas.

Ia sempat memajang wajahnya di mesin ATM bank-bank BUMN atau Himbara. Dalam video dan foto yang mampang di mesin ATM, menteri kelahiran Jakarta 51 tahun itu terlihat sedang menyosialisasikan nilai BUMN, yaitu AKHLAK. Akronim itu kepanjangan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.