Seorang Anak Meninggal di Hotel Semarang, Diduga Dibunuh Ibunya

Polisi Olah TKP Pembunuhan Anak di Hotel Semarang

INDOPOLITIKA.COM – Seorang anak laki laki berinisial AK (4) ditemukan meninggal dunia dalam kamar sebuah hotel di Jalan Gajahmungkur, Semarang, Selasa (10/5/2022). Bocah itu diduga dibunuh ibunya.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan menyebut, korban yang berjenis kelamin itu diduga dibunuh ibu kandung sendiri dimana pada saat itu ditemukan berdua saat sedang berada di dalam kamar.

“Diduga dibunuh ibu kandungnya berinisial RH warga Banyumanik kelahiran tahun 88 (34 tahun),” ujar Donny di lokasi kejadian

Ia menambahkan, saat ini ibu korban juga sudah ditetapkan sebagai tersangka namun belum bisa dilakukan pemeriksaan lantaran sekarang masih dalam perawatan di Rumah Sakit Elizabeth akibat mengalami trauma usai diduga membunuh buah hatinya sendiri.

“Tersangka saat ini sudah diamankan namun masih dalam proses menenangkan diri karena pada saat ini masih terlihat trauma di Rumah Sakit Elizabeth,” paparnya.

Lebih lanjut, Donny menjelaskan awal mula kejadian dugaan pembunuhan ini diketahui pada saat pihak security dan staff hotel melakukan pemeriksaan di kamar korban pada pukul 18.00 WIB. Pemeriksaan itu terpaksa dilakukan lantaran ibu korban yang awalnya pada pukul 16.00 WIB akan melakukan extend atau tambahan jam menyewa kamar tiba-tiba tak ada kabar.

Karena curiga dan menaruh khawatir, lalu pegawai hotel tersebut terpaksa harus membuka kamar tempat korban menetap menggunakan kunci utama milik hotel. Setelah berhasil masuk, para staff itu melihat korban atau anak kandung tersangka dalam keadaan berbaring diatas kasur dengan posisi bersebelahan dengan ibu korban yang terlihat sudah lemas.

Para staff yang khawatir melihat kondisi keduanya apalagi keadaan anak berusia 4 tahun itu, kemudian melaporkan ke pihak berwajib agar segera ditangani.

Polisi menduga ibu dari anak tersebut mencoba bunuh diri, karena saat ditemukan ada lilitan handuk di lehernya.

“Sepertinya yang bersangkutan berusaha bunuh diri, karena kondisinya lemas dengan leher terlilit handuk. Itu dugaan kami sementara”, ungkap Donny.

Disisi lain, Donny mengaku tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh anak tersangka yang diduga dibunuh itu. Saat ini, kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mencari penyebab pasti meninggalnya korban.

“Kami masih terus menyelidiki dan memeriksa saksi-saksi. Kami juga sedang melakukan olah tempat kejadian perkara, ” imbuh Donny. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.