Internasional

Seorang Warga Palestina Tewas Ditembak Prajurit Israel

Prajurit israel melakukan kerap melakukan kekerasan terhadap warga Palestina (Foto: AFP).

Tepi Barat: Prajurit Israel menembak seorang pemuda Palestina hingga tewas di dekat pos pemeriksaan militer Al-Mowahel, Tepi Barat, Palestina.
 
Insiden terjadi di dekat pemukiman ilegal Israel di Kiryat Arba di Hebron. Prajurit menembak pemuda itu lalu meninggalkannya tergeletak di tanah dan mencegah ambulans mencapai dia. Dia akhirnya mati kehabisan darah karena luka-lukanya.
 
Meskipun para prajurit mengklaim bahwa pemuda itu telah berusaha untuk melakukan serangan tikaman di pos pemeriksaan, mereka tidak menunjukkan bukti untuk klaim ini. Video yang dirilis oleh militer Israel menunjukkan tubuh Wael Abdul Fattah al-Jabari yang tergeletak di tanah jauh dari pos pemeriksaan di tengah jalan.
 
Ini mungkin di mana dia berdiri di tempat dia ditembak, dan lokasinya setidaknya dua puluh meter dari pos pemeriksaan. Korban diketahui berusia 27 tahun dan berasal dari Hebron.
 
"Korban adalah pria yang sudah menikah dan ayah dari dua anak. Dia ditembak hanya beberapa meter dari rumahnya," ujar media setempat, yang dilaporkan International Middle East Media Center, Selasa 4 September 2018.
 
Tidak ada tentara Israel yang terluka atau terluka dengan cara apa pun, ketika pemuda itu ditembak ketika jauh dari pos pemeriksaan.
 
Wartawan dari Palestina TV berusaha untuk meliput insiden itu, tetapi dicegah oleh tentara Israel dari mengakses daerah tersebut. Pasukan Israel pun menyerang dan memukul para wartawan serta mencoba merusak peralatan mereka.
 
Menurut Human Rights Watch, warga Palestina di Hebron menjadi sasaran pelecehan 'hampir setiap hari' karena kebangkitan ekstremis Zionisme di wilayah Palestina.
 
Pada tahun 2016, dua tentara Israel hanya dipenjara 9 bulan penjara karena menembak dua warga sipil Palestina yang tewas. Pada tahun 2012 seorang tentara wanita Israel dianugerahi Sertifikat Penghargaan karena menembak seorang anak lelaki berusia 17 tahun yang tidak bersenjata di sebuah pos pemeriksaan.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close