Serangan di Gereja San Jose Tewaskan Dua Orang, Beberapa Lainnya Terluka

  • Whatsapp
Ilustrasi Police Line

INDOPOLITIKA.COM – Kasus kekerasan kembali melanda Amerika Serikat. Serangan terbaru terjadi di Gereja San Jose California, tempat para tunawisma berlindung. Dalam serangan ini, dua orang dikabarkan tewas dan beberapa lainnya terluka, menurut polisi setempat.

Menurut polisi, saat insiden penikaman ini, tidak ada kebaktian dilakukan. “Orang-orang yang tidak memiliki rumah (tunawisma) dibawa ke gereja untuk berlindung saat mereka kedinginan,” cuit departemen kepolisian setempat melalui akun Twitternya, seperti dilansir dari TIME, Senin (23/11/2020).

Berita Lainnya

“Untuk jumlah persis korban terluka tidak diketahui. Tetapi dari luka yang mereka dapatkan, cukup parah dan mengancam keselamatan mereka,” sambung keterangan departemen tersebut.

Awalnya, Walikota San Jose Sam Liccardo men-tweet bahwa tersangka telah ditangkap. Namun, cuitan walikota langsung direspon polisi yang mengatakan jika tidak ada penangkapan tersangka yang dapat dikonfirmasi. Sementara KTVU-TV melaporkan bahwa seorang pria berusia 22 tahun ditangkap saat penikaman tersebut.

Seperti diketahui, berdasarkan video dari outlet berita di dekat gereja menunjukkan beberapa ambulans dan mobil polisi, serta pita polisi dan kerucut lalu lintas menutup jalan.

Penembakan di Mal Wisconsin

Sebelumnya, kasus penembakan di Mal Wisconsin dan melukai delapan orang juga menghebohkan akhir pekan kemarin. Kekinian, seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun sudah ditangkap sehubungan dengan penembakan di mal pinggiran kota Milwaukee tersebut, kata pihak berwenang Minggu (22/11/2020).

Kepala Polisi Wauwatosa Barry Weber mengatakan penembakan itu terjadi karena adanya perselisihan antara dua kelompok. “Kami tahu ada semacam pertengkaran, dan saat itulah peluru mulai terbang,” kata Weber dalam konferensi pers Minggu.

Remaja pelaku penembakan itu merupakan warga Milwaukee. Ia ditangkap Sabtu malam, kata polisi. Pihak berwenang mengamankan senjata api dari tangan pelaku. Namun, polisi tidak memberikan penjelasan detail peran remaja itu terkait penembakan tersebut.

Polisi mengatakan mereka melakukan beberapa penangkapan lainnya. Weber mengatakan polisi tidak merilis foto tersangka untuk melindungi integritas penyelidikan yang sedang berlangsung. [ind]

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *