Internasional

Serangan Roket Jatuh di Dekat Istana Presiden Afghanistan

Presiden Afghanistan ?Ashraf Ghani. (Foto: AFP)

Kabul: Sejumlah roket menyerang Afghanistan, tak terkecuali Istana Presiden yang terletak di Kabul saat Presiden Ashraf Ghani sedang menyampaikan pidato Idul Adha.

Roket pertama mendarat di lokasi yang dekat dengan Istana Presiden, dan yang kedua mendarat di sebuah kompleks dekat kantor NATO dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Hingga saat ini, dilaporkan dua orang terluka.

Ketika sedang berpidato, terdengar keras bunyi ledakan roket tersebut. Ghani pun sempat terdiam sesaat sebelum melanjutkan kembali pidatonya.

"Jika mereka berpikir serangan roket akan membuat warga Afghanistan menjadi takut, itu salah," tegas Ghani, dikutip dari CBS, Selasa 21 Agustus 2018.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan kelompok mana yang bertanggung jawab atas serangan beruntun ini. Namun, lokasi yang diserang cukup berbahaya karena dekat dengan sejumlah kedubes perwakilan negara di Kabul.

Juru bicara kepolisian Kabul Hashmat Stanekzia mengatakan, anak buahnya sempat melihat kendaraan mencurigakan pada pagi hari ini dan kendaraan tersebut berhenti di dekat masjid yang akan menjadi tempat salat Idul Adha esok hari. 

Sebelunya, Ghani sempat mengumumkan gencatan senjata dengan gerilyawan Taliban yang dimulai Senin. Presiden Ghani pun meminta Taliban menjaga dan menghormatinya.
 
Seorang pejabat senior di kantor presiden mengatakan gencatan senjata 'bersyarat' akan berlangsung selama tiga bulan. Idulfitri merupakan hari raya kurban Islam tahunan, secara resmi dimulai pada Selasa.
 
Menurut pernyataan yang diperoleh NBC News, Sabtu, Taliban mengatakan perdamaian di Afghanistan tidak akan tercapai selama Amerika menduduki negara tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Close
Close