Sesuai Arahan SBY, Demokrat Akan Perjuangkan Hak Angket Kasus Jiwasraya

  • Whatsapp
Fraksi Partai Demokrat DPR-RI (ist)

INDOPOLITIKA.COM – Kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya telah menjadi pembicaraan dan perhatian rakyat Indonesia. Setelah dilakukan penyelidikan oleh Kejaksaan Agung, ternyata ditemukan kesamaan ‘modus’ penggelapan dengan ‘raibnya uang rakyat”.

Fraksi Partai Demokrat di DPR melalui keterangan tertulisnya, Rabu (29//1/2020) mengatakan, tidak ingin kasus ini menguap begitu saja. Fakta sebenarnya perlu diperlihatkan dan dibuka di hadapan masyarakat Indonesia.

Baca juga:

“Demokrat tidak ingin dugaan adanya ‘organized crime’ dalam kasus Jiwasraya dianggap benar. Karenanya, Fraksi Demokrat menyampaikan sikap terkait permasalahan Jiwasraya ini,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPR, Edhie Baskhoro Yudhoyono, akran disapa Ibas.

Ibas mengatakan, Fraksi Demokrat memandang bahwa kasus gagal bayar PT Jiwasraya terhadap 5,5 juta nasabah dengan potensi total kerugian Rp 13, 7 triliun adalah permasalahan yang besar dan serius. “Fraksi Demokrat memandang, Undang-undang nomor 40 tahun 2014 terkait pembentukan lembaga penjamin polis tidak diindahkan dan tidak dilaksanakan,” kata Ibas.

Lanjut Ibas, Fraksi Demokrat berpendapat bahwa penyelesaian skandal PT Jiwasraya harus ditempuh melalui penyelidikan yang komprehensif, terorganisasi dan tuntas melalui penggunaan hak angket DPR RI, sesuai dengan undang-undang nomor 17 tahun 2014 Jo UU nomor 2 tahun 2018 tentang MD3 pasal 79 tentang hak DPR.

“Maka Fraksi Partai Demokrat mengusulkan pembentukan panitia khusus (Pansus) hak angket dalam rangka melakukan penyelidikan terhadap permasalahan Jiwasraya dengan menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” tutupnya.[asa]

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *