Setelah 5 Tahun Kabur, Buronan Kasus Century Ini Akhirnya Ditangkap Kejagung

  • Whatsapp
Buronan Farok ditangkap pada Selasa 29 Oktober 2019 oleh tim gabungan Intelijen Kejaksaan Agung, Kejati DKI Jakarta, dan Kejari Jakarta Pusat, di sebuah rumah makan di kawasan Jakarta (dok. Kejagung)

INDOPOLITIKA.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil meringkus buronan tindak pidana pencucian uang kasus Bank Century, Stefanus Farok Nurtjahja. Diketahui, Stefanus diringkus saat sedang berada di salah satu rumah makan di Jakarta, Selasa Sore (29/10).

Hal itu disampaikan Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Kejagung, Jan S Marinka. Menurutnya, bahwa terpidana Stefanus tidak memberikan perlawanan saat ditangkap oleh Tim Gabungan Intelijen dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan JAMIntel Kejagung.

Baca Juga:

“Tim gabungan intelijen Kejaksaan telah berhasil menangkap buronan atas nama Stefanus Farok Nurtjahja di sebuah rumah makan di Jakarta,” tutur Marinka, Rabu (30/10).

Dia menjelaskan terpidana Stefanus sudah dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba untuk menjalani pidana badan usai divonis oleh Pengadilan atas perbuatan tindak pidana pencucian uang pada Bank Century. “Yang bersangkutan langsung kami bawa untuk menuju ke Lapas Salemba untuk jalani pidananya,” katanya.

Seperti diketahui, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: No. 535 K/Pid.Sus/2014 tanggal 14 Juli 2014, Stefanus Farok Nurtjahja bersama kedua terdakwa lainnya yaitu Raden Mas Johanes Sarwono dan Umar Muchsin dinyatakan bersalah menerima uang sebesar Rp1,1 miliar dari Toto Kuntjoro.

Uang yang diberikan Toto Kuntjoro belakangan diketahui berasal dari Robert Tantular yang telah terbukti melakukan tindak pidana penggelapan, penipuan dan pencucian uang pada Bank Century.

Atas perbuatannya itu, Stefanus Farok Nurtjahja dijatuhi pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar. Namun sebelum Jaksa sempat melakukan eksekusi terhadap dirinya, Stefanus telah melarikan diri. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *