Sherly Motivator Aceh, Penentang Ide Jokowi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA- Nama Sherly Annavita Rahmi tiba-tiba jadi buruan warganet. Buktinya, ‘Sherly Annavita biodata’, menempati urutan kelima dalam daftar pencarian di mesin pencarian Google. Dari data yang digelontorkan Google Trend, Rabu (21/8), kata kunci ‘Sherly Annavita biodata’ mencatat 20 ribu lebih pencarian.

Selain ‘Sherly Annavita Rahmi’, kata lain yang banyak dicari netizen terkait sosoknya adalah ‘Sherly Annavita Rahmi menikah’, ‘Sherly ILC’, dan ‘‘Sherly Annavita ILC Youtube’.

Baca Juga:

Sosok Sherly Annavita Rahmi, perempuan kelahiran Lhokseumawe Aceh, 12 September 1992, menjadi sorotan dan diburu netizen setelah tampil piawai dalam program Indonesia Laywer Club (ILC) TV One, Rabu (21/8) malam. Ia menjadi narasumber duduk berdampingan dengan tokoh lainnya seperti Rocky Gerung, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Maruarar Sirait serta politisi muda PSI Tsamara Amany.

Sherly menjadi pusat perhatian, karena dia adalah satu dari hanya sedikit saja milienial perempuan yang menyuarakan keprihatinannya terhadap isu bangsa. Pada acara ILC malam itu, Sherly dengan berani dan lantang menyindir gagasan Presiden Jokowi untuk memindahkan ibukota Indonesia ke Kalimantan.

Sherly berpendapat, keputusan Jokowi memindahkan ibu kota tersebut karena kegagalannya menangani permasalahan yang saat ini terjadi. Padahal, kata dia, salah satu janji kampanye Jokowi saat menjadi gubernur dan presiden yaitu bisa menangani banjir, macet, serta polusi udara. “Ketika sekarang alasan Jokowi untuk memindahkan ibu kota, maka seolah mengkonfirmasi kegagalannya saat kampanye saat jadi gubernur dan presiden,” tegasnya.

Keberaniannya dalam menyampaikan pendapat ini membuat dia menjadi sorotan. Publik dibuat penasaran dengan siapakah sosok Sherly Annavita tersebut.

Sadar akan pencarian publik ini, Sherly melalui akun instagramnya @sherlyannavita, dirinya mengunggah biodata terbarunya. “Izin upload update biodata/CV. Sherly izin melampirkan ini ya teman-teman, agar yang mencari info untuk undangan motivasi dll tidak lagi memakai informasi CV lama Sherly yang dimuat di koran Republika (saat masih S1 dulu). Sherly tambahkan juga foto sewaktu masih mengabdi di Dewan Kerja Nasional Pramuka (DKN Pramuka) 2013-2014 lalu sebagai kenang-kenangan. Terimakasih teman semuanya,” tulis Sherly dalam status yang diposting pada 21 Agustus 2019.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *