Siap-siap!! Tahun Depan Masyarakat Urban Masuk Wilayah Anies Akan Bayar

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Pemerintah DKI Jakarta berencana menerapkan jalan berbayar atau ERP (Electronic Road Pricin) tahun depan, 2020.  Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prigartono mengatakan, kebijakan ERP ini adalah pengganti dari kebijakan ganjil-genap.

“ERP itu adalah kebijakan yang lebih advance dari ganjil genap. Jadi kebijakan advance itu tidak bisa, kok tidak ganjil genap kok tidak ERP . Bukan itu ceritanya, jadi kita udah naik kelas nih dari gage (ganjil genap) ke ERP masa tidak naik kelas,” ucap Bambang

Bacaan Lainnya

Digantikannya sistem ganjil-genap dengan ERP lantaran menurut Bambang, kebijakan ganjil genap ini banyak kelemahan dan hanya efektif diterapkan satu tahun. Sehingga kata dia, sudah waktu nya untuk berganti dari ganjil genap ke ERP

“Misalnya setelah tanggal 31 ketemu tanggal 1. Ada dua hari yang genap tidak jalan,” kata Bambang.

Meski kata dia, penerapananya tidak akan berlangsung lama, nantinya akan ada kebijakan-kebijakan lain seiring adanya temuan-temuan di lapangan saat ERP ini diterapkan. Namun, Ia belum bisa memastikan sampai kapan sistem ini akan di terapkan di kawasan perbatasan Jakarta.

“Setelah ERP misalnya advancenya kaya Singapura membatasi kendaraan . Terus misalnya lalu tidak boleh punya mobil lebih dari dua bahkan bisa aja nanti di Singapura ada STNK siang dan malam. Jadi kebijakan advance jadi tidak bisa kenapa kok diganti dari ganjil genap ke ERP,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan ERP akan diterapkan di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang.

“BPTJ bertanggungjawab di ruas jalan nasional, sedangkan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di jalan daerah masing- masing. Jalannya untuk yang nasional adalah Margonda, Depok dan Tangerang,” kata Bambang.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *