AnalisisPilpres

Sikap Pendukung Jokowi Dinilai Jauh dari Agama dan Etika?

Indopolitika.com  Pengamat Politik Jari Nusa, Deni Lesmana, mengatakan sikap para pendukung Jokowi tidak mencerminkan nilai keagamaan dan etika. Sikap ini dimunculkan, karena pendukung Jokowi kehabisan ‘amunisi’ untuk menjatuhkan capres tandingan Jokowi. “Kasihan mereka,” paparnya, di Jakarta, Minggu (29/6)

Jokowi kemudian sibuk membangun pencitraan untuk mendongkrak elektabilitasnya yang mandeg di bawah 40 persen. Salah satunya dengan sholat berjamaah. Ini dilakukan untuk membeli hati orang Islam.

Twit Butet KartaredjasaPendukung Jokowi yang juga budayawan, Butet Kartarejasa, menyebut “pemilih nomor 1″ sebagai pihak yang belum waras. “OBRAL!!! KHUSUS YANG BELUM WARAS. PILIH 1 dapat bonus: 1. Kemewahan untuk kuda. 2. Lumpur untuk rakyat. 3. Korupsi bersama sapi,” tulis @masbutet.

Beberapa hari lalu, pemain teater kenamaan ini juga telah mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla. Butet bersama ratusan seniman dan relawan menggelar acara Kirab Budaya & Deklarasi Jogja Istimewa untuk Jokowi-JK pada 24 Juni 2014 lalu.

Status Butet itupun membuat geram banyak pihak. Penulis yang juga sastrawan Edy A Effendi menilai, sebutan sebagai budayawan tidak pantas disandang Butet. “Butet K memang pelawak. Klaim budayawan sepertinya tak pantas disandang dengan sikap kasarnya. Bukankah agama Kristen ajarkan kasih sayang?” tulis Edy dalam akun twitternya @eae18.

Edy menilai, tak pantas Butet men-cap orang atau pihak yang berbeda pilihan terkait Pilpres, sebagai orang yang tidak waras. “Kebencian terhadap Islam, akhirnya dilampiaskan dalam era pilpres. Sebagai pelawak, tentu Butet sadar. Orang Islam, Kristen, Buddha, Hindu yang sudah mengenal dengan baik titahNya, tak akan sanggup keluarkan kata-kata kasar,” tulis Edy lagi.

Selain itu, Edy A Effendi juga mengkritik Butet terkait Perang Badar. “Butet K juga pernah nyinyir soal Perang Badar jadi Perang Bandar. Apakah sebagai budayawan dan beragama Kristen diajarkan sifat seperti ini?,” tanya Edy. (ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close