Sikap Tjahjo Kumolo Bikin Pegawai Kemen PAN-RB Kaget

  • Whatsapp
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo saat menyalami pegawai dilingkup kementerian PAN-RB, usai upacara sumpah pemuda, kemarin.

INDOPOLITIKA.COM – Seluruh pegawai Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, mulai merasakan ada yang berbeda sejak kehadiran Tjahjo Kumolo, sebagai pimpinan baru kementerian tersebut. Yang pasti bukan hal negatif.

Mereka mengaku kaget dengan keramahan yang ditunjukan Tjahjo Kumolo, padahal belum lama menginjakan kaki di kementerian itu. Saat  upacara peringatan Sumpah Pemuda, beberapa hari lalu, Tjahjo Kumolo dengan segala keramahanya menyalami satu persatu pegawai Kementerian PAN-RB. Pertama, dia menyalami komandan upacara dan dilanjutkan dengan menyalami seluruh pegawai Kementerian PAN-RB.

Baca Juga:

Momen menyalami pegawai usai upacara ternyata menjadi hal baru yang tidak diduga oleh pegawai Kementerian PAN-RB. Kejadian itu tentu disambut hangat seluruh pegawai. Tradisi yang sejatinya telah dilakukan Menteri Tjahjo sejak menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri ini, mampu memberi kesan tersendiri bagi para pegawai.

Salah satunya dirasakan Yoga Faisal. CPNS yang bertugas di Kedeputian Sumber Daya Manusia Aparatur ini mengatakan pengalaman tersebut sebagai pengalaman yang berharga. “Saya melihat Pak Menteri sebagai sosok yang down to earth. Beliau berkenan menyalami semua karyawan beliau yang baru,” ujar Yoga.

Tidak hanya kesan membumi, Yoga merasa amat bersemangat untuk segera bekerja dibawah komando Menteri Tjahjo Kumolo. Ia berharap Kementerian PAN-RB bersama dengan menteri yang baru ini bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia, terutama di bidang pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), reformasi birokrasi, pelayanan publik, dan juga kelembagaan.

“Semangat sumpah pemuda ditambah dengan adanya nakhoda baru di Kementerian PANRB yaitu Pak Menteri Tjahjo harapannya bisa membuat para ASN milenial mengembangkan ide-ide kreatif untuk Indonesia, menjadi role model untuk masyarakat, meyakinkan bahwa ASN dulu dan kini itu beda,” imbuhnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *