Sikapi Pemilu 2024: Rektor UIN Jakarta Prof Asep Sampaikan 6 Pernyataan Ini, Berikut Isinya!

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar. Foto: Dok/uin jakarta

INDOPOLITIKA.COM – Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar menyampaikan sikap terkait pemilu 2024 yang sudah diambang mata.  

Ada Enam poin pernyataan Prof Asep yang disampaikanya. Salah satunya menolak segala bentuk kampanye yang mengandung kebencian dan merendahkan martabat pihak lain sehingga menyulut konflik dan permusuhan. 

Menurut Prof Asep, pemilu merupakan salah satu tonggak demokrasi yang berperan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara, kita bersama-sama bertanggung jawab untuk ikut serta dalam menentukan arah masa depan bangsa melalui hak pilih yang dimiliki.  

“Untuk itu, mari kita kawal pelaksanaan Pemilu 2024 sebagai panggung yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan, solidaritas, dan persatuan,” ucap Prof Asep sebagaimana dikutip dari laman uinjkt, Senin (5/2/2024). 

Berikut enam poin pernyataan Prof Asep: 

  1. Menghargai dan menghormati perbedaan pilihan politik setiap individu. Perbedaan pandangan dan pilihan politik merupakan modal dalam memperkaya pemahaman sekaligus memperkuat kesadaran berbangsa-bernegara.
  2. Mengutamakan pendidikan politik bagi masyarakat dan meningkatkan partisipasi Pemilu dengan menjunjung tinggi harmoni, damai, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.
  3. Menolak segala bentuk kampanye yang mengandung kebencian dan merendahkan martabat pihak lain sehingga menyulut konflik dan permusuhan.
  4. Menghentikan segala upaya penyebaran informasi palsu (hoaks) yang merusak iklim demokrasi dan mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dan bijak dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya, serta mengutamakan sumber informasi yang dapat dipercaya.
  5. Menjaga keadaban publik dan mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dan memperkuat ikatan persaudaraan dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
  6. Berkomitmen mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 sebagai proses demokrasi yang mengedepankan sikap tawassuth, i’tidal, tasamuh, musyawarah, dan ishlah sehingga Pemilu berlangsung damai bagi kemajuan Indonesia. 

 “Demikian pernyataan ini disampaikan. Semoga Pemilu 2024 yang damai, adil, dan bermartabat tercapai serta diridhoi Allah SWT menjadi bangsa dan negara Indonesia Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” demikian Prof Asep. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *