Skenario Disiapkan, Pemerintah Indonesia Bakal Pulangkan 4 Kategori WNI

  • Whatsapp
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy

INDOPOLITIKA.COM – Pemerintah sedang menyiapkan skenario pemulangan sejumlah WNI dari luar negeri ke Indonesia imbas virus corona (Covid-19). Rencananya ada empat kategori WNI yang dipulangkan yakni WNI di Malaysia, Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di kapal pesiar, kelompok jamaah tablig di India, dan WNI umum yang tidak masuk tiga kategori tersebut. 

“Secara kronologis rencana skenario pemulangan adalah para WNI akan diperiksa terlebih dulu. Identitas lengkap termasuk tujuan terakhir nanti sampai di Indonesia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dalam konferensi pers melalui siaran langsung di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Selasa (31/3/2020). 

Bacaan Lainnya

Selain itu, para WNI yang pulang ke Indonesia harus mengantongi sertifikat sehat dari negara tempat mereka bekerja atau menetap selama ini.

Setibanya di Indonesia, lanjut Muhadjir, para WNI akan menjalani pemeriksaan ulang kesehatan dan identitasnya. Nantinya petugas akan memilah status kesehatan WNI yang pulang yakni sehat atau tidak bergejala Covid-19 dan bergejala Covid-19.

Tempat isolasi para WNI yang bergejala, lanjut Muhadjir, akan dipusatkan di empat tempat yakni pusat karantina milik Kementerian Sosial, Pulau Galang, Kepulauan Natuna, dan Pulau Sebaru. “Itu untuk mereka yang bergejala. Sedangkan yang sehat dikembalikan ke daerah masing-masing,” ucapnya. 

Di daerah masing-masing, kata Muhadjir, mereka akan ditangani oleh pemerintah daerah mulai dari mereka tiba di pelabuhan atau bandara hingga di kediaman masing-masing. Mereka juga tetap harus menjalani karantina selama 14 hari.

Meski demikian, Muhadjir menyatakan bahwa kepulangan para WNI itu bersifat sukarela. Muhadjir menyarankan agar para WNI tetap tinggal di negara yang menjadi kediaman selama wabah covid-19. Sebab pemerintah juga mempertimbangkan kondisi warga yang ada di Indonesia. 

“Kita justru berusaha menahan mereka agar tidak pulang, karena sesuai pesan pak presiden tugas kita menjaga keselamatan WNI baik di dalam negeri maupun di luar negeri, kalau yang di luar negeri masih aman sebaiknya di sana dulu, tidak usah pulang,” katanya. 

Muhadjir juga mengatakan pemulangan para ABK akan dipusatkan di Bandara Ngurah Rai, Bali. Skema pemulangan ini berbeda dengan pemulangan ratusan ABK World Dream dan Diamond Princess yang menggunakan kapal.  

“ABK sekarang skemanya tidak seperti semula dari pelabuhan, tapi mereka dengan pesawat udara. Sebagian besar mendarat di Ngurah Rai,” ujar Muhadjir.

Proses pemulangan para ABK telah dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi Bali. Menurutnya, ada sekitar 11 ribu ABK yang berada di luar negeri. Nantinya para ABK itu tetap harus menjalani protokol kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan dalam menghadapi wabah Covid-19.

“Itu sudah ada kerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota Ngurah Rai. Mereka juga sudah disiapkan prosedur protokol kesehatan kepada yang bersangkutan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga memutuskan melarang warga asing dari seluruh dunia untuk masuk dan transit ke Indonesia demi menekan penyebaran virus corona (Covid-19).[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *