Hukum

Soal Dugaan Pemalsuan Ijazah, Nurul Qomar Ternyata Sudah Berkali-Kali Mangkir dari Panggilan Polisi

Indopolitika.com – Nurul Qomar ditangkap di kediamannya terkait pemalsuan ijazah master dan doktor. Qomar dijemput paksa dari rumahnya lantaran kerap mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Qomar ditahan di Mapolres Brebes, sejak Senin (24/6/2019) malam. Ijazah S-2 dan S-3 yang diduga palsu itu digunakan Qomar untuk syarat mencalonkan Rektor Umus (Universitas Muhadi Setiabudhi) Brebes.

“Yang bersangkutan kita tangkap di rumahnya karena tidak koperatif. Beberapa kali tidak hadir (saat pemanggilan), jadi kita tangkap,” terang Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho, Selasa (25/6/2019).

Qomar dinilai melanggar Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Tersangka dilaporkan oleh Muhadi Setiabudhi terkait dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor (Umus),” ujar AKP Triagung.

Qomar juga mantan anggota DPR dua periode 2004-2009 dan 2009-2014 dari Partai Demokrat dan pada 2018 sempat maju untuk bursa pemilihan Bupati Cirebon, namun kandas dan kalah oleh petahana. (pm)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close