Soal Hukuman Mati Buat Koruptor, DPR Belum 100 Persen Mendukung

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad

INDOPOLITIKA.COM – Dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar para koruptor dihukum mati seperti di China, tampaknya belum sepenuhnya didukung DPR RI. Padahal kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu, hukuman mati bisa diterapkan jika seluruh masyarakat Indonesia menghendakinya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pernyataan orang nomor satu di Indonesia itu sebagai peringatan untuk semua pihak. “Apa yang disampaikan Pak Jokowi pada hari antikorupsi kemarin itu merupakan warning bagi kita semua bahwa kita ke depan, baik eksekutif maupun legislatif, untuk terus tata keuangannya tertib dan baik,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Baca juga:

Selain itu, Waketum DPP Partai Gerindra ini menilai, pemerintah akan tegas menindak siapa pun koruptornya. Namun, anak buah Prabowo Subianto ini berharap penerapan hukuman mati untuk koruptor harus berdasarkan sejumlah pertimbangan.

“Maka warning yang keras itu merupakan suatu sinyal bahwa Pak Presiden tak akan pandang bulu, dan akan tegas memberantas korupsi. Itu kita apresiasi, walaupun mungkin untuk hukuman mati perlu kemudian ditimbang tingkat kesalahannya, seberapa berat yang dilakukan,” tutur Dasco.

Lebih lanjut, Dasco setuju kalau hukuman mati diterapkan pada pihak yang menyelewengkan anggaran penanganan bencana alam. Politisi Partai Gerindra itu menganggap, pihak yang menyelewengkan anggaran penanganan bencana alam kelewatan.

Meski demikian, Dasco menyebutkan bahwa penerapan hukuman mati bagi koruptor tak bisa disamaratakan. “Ya jangan disamaratakan. Kan juga ada kekhilafan ya, kecil-kecil gitu, lho,” papar Dasco.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *