Soal Jatah Kursi Menteri di Kabinet Jokowi, PKB Pasrah

  • Whatsapp
Para pengurus pusat PKB saat persiapan pembukaan Muktamar di Bali.

INDOPOLITIKA- Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyerahkan sepenuhnya jumlah jatah kursi menteri dari partainya kepada Jokowi selaku calon presiden terpilih. Bahkan, Muhaimin mengaku pasrah jika kader PKB tak lagi menjabat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Hal itu disampaikan Muhaimin saat ditanya wartawan apakah PKB tidak rela bila nantinya tak mendapat kursi menteri yang diinginkan, salah satunya Kementerian Desa.

Baca Juga:

“Terserah Presiden lah pokoknya kami ikut Presiden. Siapa dan di tempat apanya pokoknya itu hak prerogatif Presiden,” ujar Muhaimin saat ditemui di acara Muktamar V PKB, International Convention Centre Westin Resort, Badung, Bali, Senin (20/8/2019).

Menurut Muhaimin, hingga saat ini Presiden Joko Widodo belum menyampaikan jumlah jatah kursi yang akan diisi oleh PKB di kabinet. “Belum tahu. Ya enggak tahu kami tunggu aja lah. Presiden punya rumusan sendiri,” lanjut dia.

Seperti diberitakan, Presiden Jokowi menegaskan, penyusunan nama-nama menteri untuk kabinet periode keduanya sudah rampung. Formasi kabinet akan diumumkan secepatnya. “Bisa Agustus atau bisa juga Oktober saat pelantikan,” kata Kepala Negara di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (14/8/2019), saat pertemuan dan makan siang dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa.

Jokowi juga mengungkapkan, komposisi menteri dari partai politik memiliki porsi yang sedikit lebih kecil ketimbang unsur profesional. “Partai politik bisa mengusulkan, tetapi keputusan tetap di saya. Komposisinya 45 persen,” kata Jokowi.

Dengan demikian, perbandingan menteri dari kalangan profesional dengan unsur partai politik adalah 55 persen berbanding 45 persen.(TRA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *