Soal Marah ke Petugas, Begini Klarifikasi Perempuan Bernama Uty Rahardja Dicegat Saat Akan ke Anyer

  • Whatsapp
Perempuan bernama Uty Rahardja yang ngamuk ke petugas memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Foto: Tangkapan layar akun instagram @manaberita

INDOPOLITIKA.COM – Perempuan yang terlibat cekcok dengan petugas saat diminta putar balik di pos penyekatan Ciwandan-Cilegon, Minggu (16/5/2021) buka suara terkait video viral tersebut. Perempuan yang diketahui bernama Uty Rahardja mengatakan, cekcok antara dirinya dan petugas bukan karena ia ingin memaksa masuk untuk berwisata.

Video klarifikasi Uty diunggah akun instagram @manaberita seperti dikutip indopolitika.com, Senin (17/5/2021). Dalam video itu, ia menjelaskan saat di pos penyekatan, ia mengaku mendapatkan kalimat tidak mengenakan dari petugas. Uty juga mengaku sempat didorong oleh salah satu petugas hingga lengannya biru lebam.

Berita Lainnya

“Itu enggak tahu, Uty engak tahu, LLAJ sama petugas kesehatan, Uty juga enggak tahu apa-apa kenapa bisa begitu. Kok Uty kaget seorang aparat kok ngomongnya kasar itu yang Uty sedihin. Uty jujur ni demi Allah, pas Uty sambil lewat mau muter balik Uty tu diteriakin anjing bangsat maaf ya bahasanya kayak gitu,” kata Uty dalam rekaman video yang diunggah akun Instagram @manaberita, Minggu (16/5/2021).

Selain itu, atas insiden itu, ia juga mengaku bahwa salah satu lengannya biru lebam karena diduga didorong oleh salah satu petugas. Kendati demikian, belum ada keterangan dari petugas terkait kebenaran informasi itu.

Sebelumnya diberitakan, video viral beredar di media sosial menunjukan seorang perempuan yang nekat melawan petugas ketika akan diputar balikan di Pos Penyekatan Ciwandan di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Minggu (16/5/2021).

Penumpang mobil tersebut terlihat emosi saat petugas menegur, bahwa untuk akses jalan JLS sementara ditutup, akan tetapi petugas yang ada di lapangan dengan sabar dan humanis meminta kepada pengendara tersebut untuk memutarbalikkan kendaraannya dan kembali ke asalnya.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat dikonfirmasi membenarkan tentang video yang beredar tersebut. ”Petugas yang ada di lapangan melaksanakan sosialisasi tentang instruksi Gubernur Banten tentang penutupan destinasi wisata dan meminta masyarakat untuk kembali ke rumah demi keselamatan bersama dan menekan angka penyebaran Covid-19, akan tetapi penumpang mobil tersebut marah dan melawan petugas,” kata Sigit.

Sigit mengatakan, petugas Satreskrim Polres Cilegon sudah bergerak untuk mengamankan wanita itu. Namun, Sigit enggan mengungkap identitas wanita itu karena masih dalam pengejaran. “Sudah diidentifikasi sudah ada informasi sudah masuk, jadi mohon doanya dalam waktu yang tidak lama segera kita amankan,” tegasnya.

Keberadaan wanita pemaki petugas itu pun sudah diketahui polisi. Tim bergerak ke lokasi keberadaan wanita tersebut dan akan dibawa ke Mapolres Cilegon.

“Tim sudah bergerak, saya arahkan untuk Satreskrim dipimpin oleh AKP Arief Nazarudin nanti akan menelusuri posisi yang bersangkutan, akan kita mintai keterangan,” katanya. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *