Soal RUU Omnibus Law, Wahidin Halim: Banyak Peraturan Yang Tumpang Tindih

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM-Gubernur Banten Wahidin Halim, mengaku turut serta memberikan 126 rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law.

Hal tersebut ia sampaikan dihadapan seluruh Walikota dan Wakil Walikota di acara Launching Musyawarah Nasional (Munas) APEKSI 2020, di Hotel Santika, Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, (19/02/2020).

Bacaan Lainnya

“Beberapa waktu yang lalu saya di panggil pak Presiden, bicara tentang Omnibus Law dan saya terbuka saja, ternyata memang banyak terjadi tumpang tindih setiap peraturan-peraturan pemerintah dan juga edaran-edaran yang dilakukan oleh departemen atau lembaga-lembaga di atas kita,” katanya.

“Oleh karena itu saya sudah memberikan 126 rekomendasi dan harus mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Karena memang kita berharap, apa yang menjadi target pemerintah, dalam hal pelayanan berjalan lancar, normal dan cepat ini juga perlu dukung bersama-sama,” imbuhnya.

Akan tetapi, saat ditemui Indopolitika.com usai acara berlangsung, Politisi Demokrat tersebut, enggan menanggapi sejumlah penolakan terkait RUU Omnibus Law.

“Nanti akan ada masa pembahasan, kan ada ruang demokrasi, di mana semua buruh nanti ikut membahas. Saya tidak menanggapi khusus itu,” ucapnya dengan wajah kecut.

Menurut Wahidin, saat ini pihaknya sedang melakukan invertarisasi 30 hingga 40 Peraturan Daerah (Perda) yang akan disesuaikan. “Salah satunya menyangkut tenaga kerja, saya lupa sebutkan paling tidak ada 30 an Perda,” pungkasnya.[pit]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *