Spanduk Anak Amien Rais Bertebaran, KPU Sleman: Mumtaz Rais Tak Langgar Aturan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Baliho dan banner pencalonan sejumlah tokoh yang bakal bertarung di  Pilbup Sleman mulai bermunculan di sejumlah lokasi. Salah satunya baliho pencalonan putra Amien Rais, Mumtaz Rais. Baliho dan banner ini dinilai sejumlah kalangan telah melanggar aturan main pilkada dan merusak keindahan kota. Penyelenggara pilkada dan pemerintah daerah diminta untuk menertibkannya.

Menanggapi itu Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan,  keberadaan baliho dan banner tersebut tidak melanggar aturan pemilu. Sebab, sosok yang terpampang di baliho itu belum ditetapkan sebagai pasangan calon.

Baca Juga:

“Itu kan yang bersangkutan sebagai warga negara, kan juga belum ditetapkan sebagai pasangan calon,” jelas Trapsi kepada wartawan di kantor KPU DIY, Rabu (30/10/2019).

Selain itu, lanjutnya, saat ini tahapan pemilu juga belum mulai. Karena itu, tidak ada regulasi yang dilanggar oleh Mumtaz maupun tokoh lainnya yang sudah memasang baliho atau banner pencalonannya.

Saat ditanya bukankah baliho dan banner itu termasuk kampanye terselubung, Trapsi lagi-lagi menyebut tidak ada regulasi yang dilanggar. “Yang bisa dihukumi sebagai kampanye (harus) ada pasangan calonnya. Kemudian ada materinya dan lain sebagainya. Karena ini kan pasangan calon juga belum ada yang mendaftar, apalagi ditetapkan,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, baliho pencalonan Mumtaz Rais di Pilbup Sleman 2020 mulai bermunculan, salah satunya terpasang di Simpang Tiga Gamping, tepatnya di Jalan Ring Road Barat Kabupaten Sleman.

Selanjutnya juga ada banner pencalonan Kades Condongcatur Reno Candra Sangaji. Banner yang terpasang di tepi Jalan Kaliurang Km 6,5 Sleman itu bertulisan ‘Sembodo 2020: Pak Reno Maju’.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *