Sri Mulyani Geram Pegawai DJP Diduga Terlibat Kasus Suap: Jika Terbukti, Ini Pengkhianatan

  • Whatsapp
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

INDOPOLITIKA.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan kasus suap yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu sudah diketahui lembaganya pada 2020. Jika terbukti, maka pegawai DJP yang diduga terlibat kasus suap itu telah melakukan pengkhianatan. Dan saat ini, yang bersangkutan tengah diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

SMI mengaku bahwa pihaknya beserta jajaran Kemenkeu mengapresiasi dan menghargai langkah hukum yang diambil KPK dan unit kepatuhan internal Kemenkeu yang telah bekerja keras dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk pada awal tahun 2020 lalu.

Berita Lainnya

“Kami di Kementerian Keuangan, menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK untuk dapat menuntaskan dugaan kasus suap ini, dengan tetap memegang azas praduga tak bersalah,” ujar SMI.

Ia juga menegaskan, Kemenkeu tidak mentoleransi tindakan koruptif dan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh siapa pun di lingkungan pegawai Kemenkeu.

Menurut dia, dugaan suap ini jelas merupakan pengkhianatan dan telah melukai perasaan seluruh pegawai Kemenkeu dan Ditjen Pajak yang memegang teguh integritas dan profesionalitas.

“Jika dugaan itu terbukti, ini merupakan pengkhiatan bagi jajaran Ditjen Pajak dan Kemenkeu yang tengah fokus melakukan upaya pengumpulan penerimaan negara. Karena pajak adalah tulang punggung dari penerimaan negara,” papar SMI.

Lebih lanjut SMI mengatakan, terhadap pegawai Ditjen Pajak yang diduga menerima suap, telah dilakukan pembebasan tugas dari jabatannya untuk memudahkan penyidikan KPK.

“Yang bersangkutan juga telah mengundurkan diri dan sedang diproses dari sisi ASN. Sehingga penegakan hukum yang akan dilakukan oleh KPK tidak akan memberi imbas negatif atas kinerja  jajaran Ditjen Pajak maupun Kementerian Keuangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ditjen Pajak juga sedang melakukan penelitian terhadap Wajib Pajak yang terkait dengan kasus dugaan suap itu. Jika terbukti ada pengurangan pembayaran pajak, maka Ditjen pajak akan melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam keterangannya, SMI juga menyampaikan terima kasih pada masyarakat yang telah ikut mengawasi proses penerimaan pajak negara, dan menyampaikan laporannya jika terjadi pelanggaran. [ind]

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *