Ssstt…Jokowi Ogah Pake Bangat Presiden 3 Periode, Komunitas Ini Malah Mau JokPro ‘Nikah’ Di Pilpres 2024

  • Whatsapp
Jokowi-Prabowo

INDOPOLITIKA.COM – Dorongan agar Presiden Jokowi kembali mencalonkan diri sebagai Presiden untuk ketiga kalinya kembali mencuat. Jokowi disebut-sebut akan “dinikahkan” dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

Padahal Presiden Jokowi sudah berulang kali mengatakan dirinya tak ada niat sama sekali untuk menjadi Presiden tiga periode. Jokowi sebelumnya ia menegaskan tetap mematuhi Undang-undang Dasar 1945 yang mengatur masa jabatan presiden selama dua periode.

Berita Lainnya

“Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak berminat juga menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama,” kata Jokowi dalam salah satu kesempatan.

Meski Jokowi jelas-jelas mengatakan enggan, namun kekinian muncul elemen masyarakat yang mengatasnamakan diri Komunitas ‘Jokowi-Prabowo’ (JokPro). Bahkan komunitas ini akan menggelar pembentukan Sekretariat Nasional Jokpro 2024 untuk mendukung pasangan Joko Widodo-Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

Sekjen Jokpro 2024, Timothy Ivan mengatakan pembentukan Sekretariat Nasional Jokpro 2024 akan digelar di kawasan Tegal Parang, Jakarta Selatan, Sabtu (19/6) esok. “Iya benar, besok itu syukuran kita. Awalnya kita mau syukuran kecil-kecilan, mengingat banyak antusiasime masyarakat, banyak pendukung Jokowi dan Prabowo tertarik juga, jadi kita buat besar sekalian, dan pakai prokes yg ketat,” kata Ivan melansir CNNIndonesia.com, Jumat (18/6/2021).

Ivan menjelaskan bahwa Komunitas Jokpro 2024 merupakan organisasi relawan yang menghimpun pendukung Jokowi dan Prabowo untuk maju di 2024. Jokpro 2024, kata dia, mendukung Jokowi agar maju kembali sebagai Presiden untuk tiga periode.

Ivan mengatakan organisasi ini diinisiasi oleh dirinya dan Baron Danardono Wibowo yang bertindak sebagai Ketum. Lalu, terdapat nama Direktur Eksekutif Indo Barometer (IB), M Qodari yang menjabat sebagai penasihat.

“Saya dan pak Baron punya ide yang sama agar jokowi harus tiga periode. Nah setelah kami ketemu Pak Qodari gak hanya Jokowi tiga periode saja, tapi harus Jokowi-Prabowo itu. Nah kita nikah itu. Harus Jokowi-Prabowo,” kata dia.

Melihat hal itu, Ia lantas membentuk Sekretariat Nasional yang menjadi rumah bagi para pendukung Jokowi dan Prabowo di seluruh Indonesia. Sekretariat itu, kata dia, terbuka bagi siapapun yang bagi pihak mendukung maupun yang tak setuju sebagai tempat berdiskusi.

“Ini jadi base camp jadi rumah bagi relawan di seluruh Indonesia yang mau diskusi. Mau setuju atau tak setuju, monggo kita diskusi,” kata dia. [ind]

 

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *