ST Tito Karnavian Sebelum Tinggalkan Polri, 351 Pati dan Pamen Dimutasi

  • Whatsapp
Mantan Kapolri Tito Karnavian.

INDOPOLITIKA.COM – Hari terakhir menjabat sebagai Kapolri, Tito Karnavian ternyata sudah mengeluarkan enam surat telegram yang menginstruksikan adanya mutasi dan rotasi sebanyak 351 Perwira Menengah (Pamen) dan Perwira Tinggi (Pati) dilingkungan Polri.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal mengungkapkan mutasi dan rotasi ini merupakan suatu kewajaran. Menurutnya, mutasi  dilakukan untuk penyegaran sekaligus memberikan penghargaan kepada polisi yang berprestasi.

Baca Juga:

“Mutasi itu hal biasa, bahwa dalam organisasi polri butuh penyegaran sekaligus memberikan reward kepada (Polisi-red) yang berprestasi,” katanya kepada wartawan di Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/10).

Seperti diketahui, mutasi tertuang dalam 6 Surat Telegram Kapolri, yakni ST 2853/X/KEP/2019, ST 2854/X/KEP/2019, ST 2850/X/KEP/2019, ST 2852/X/KEP/2019, ST 2851/X/KEP/2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

Selain itu, terdapat dua Surat Telegram yang mengukuhkan jabatan baru para Pati Polri yang sebelumnya telah dimutasi. Dua Surat Telegram tersebut yakni ST 2024/X/KEP/2019, ST 2855/X/KEP/2019, ST 2025/X/KEP/2019 tentang Pengukuhan Dalam Jabatan Baru di Lingkungan Polri.

Surat Telegram tertanggal 21 Oktober 2019 yang ditandatangani AS SDM Polri Irjen Pol Eko Indra Heri atas nama Kapolri. Mutasi ini dilakukan sebelum Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Negara.

Tito telah ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri pada Kabinet Indonesia Maju. Adapun jabatan Kapolri saat ini diemban pelaksana tugas oleh Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmato. Jokowi juga telah menunjuk Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis untuk menjabat Kapolri selanjutnya

 Kapolda dan Wakapolda Diganti

Dalam mutasi besar-besaran Pati dan Pamen Polri tersebut, sejumlah kapolda dan wakapolda diganti. Mereka antara lain Kapolda Gorontalo, Gubernur Akpol Irjen Pol Ahmadi Juri yang dimutasi sebagai Analis Utama Kebijakan Lemdiklat Polri.

Sebagai pengganti, ditunjuk Brigjen Pol Fiandar yang saat ini menjabat Karobindiklat Lemdiklat Polri. Dengan naik jabatan sebagai Gubernur Akpol, Fiandar bakal jadi jenderal bintang dua.

Selain itu Kakorpolairud juga berganti kepemimpinan. Brigjen Pol Lotharia Latif dari Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri dipercaya sebagai Kakorpolairud menggantikan Irjen Pol Zulkarnain yang dimutasi sebagai Pati Baharkam Polri dalam rangka pensiun. Dengan demikian, Lotharia Latif bakal naik sebagai bintang dua.

“Dimohon kepada jenderal agar memerintahkan para Pati/Pamen Polri tersebut segera menyesuaikan dan melaksanakan tugas,” bunyi Surat Telegram tersebut dikutip Kamis (24/10).[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *